Analisa Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Thailand Melawan Hukum Gravitasi

Didit Abdillah - Selasa, 8 Oktober 2019 | 13:00 WIB
Kecelakaan Marc Marquez saat highside di tikungan 7 sirkuit Buriram, Thailand
twitter/@ChangCircuit
Kecelakaan Marc Marquez saat highside di tikungan 7 sirkuit Buriram, Thailand

OtoRace.id - Kecelakaan Marc Marquez (Repsol Honda Team) pada FP1 MotoGP Thailand di sirkuit Buriram (4/10) memang terbilang menyeramkan. 

Marc Marquez terpelanting dalam kecepatan yang cukup tinggi dan membuat Honda RC213V besutannya hancur. 

Pembalap asal Spanyol itu pun langsung tersungkur di pinggir lintasan dan agak kesulitan untuk berjalan. 

Sampai-sampai ia harus dibantu oleh marshall lintasan saat evakuasi ke lokasi yang lebih aman. 

(Baca Juga: Kata Pengamat MotoGP Ini Fabio Quartararo dan Valentino Rossi Satu Tim di 2021, Maverick Vinales ke Ducati)

Tech Air yang membaca kondisi benturan Marquez di Thailand
GP One
Tech Air yang membaca kondisi benturan Marquez di Thailand

Tech Air yang menjadi teknologi air bag dari racing suit Alpinestars membaca gerakan insiden yang dialami Marquez. 

Mulai dari sebelum kecelakaan, benturan saat kecelakaan dan reaksi saat pascakecelakaan. 

Perangkat itu membaca kalau Marquez mengalami daya tekan gravitasi atau G-Force sebesar 26,4 G. 

G-Force yang ia terima jauh lebih besar dari yang biasa ia rasakan saat balapan, sekitar 1,5 G. 

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : GP One

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X