Alasan Helm Pembalap Pakai Kaca Datar atau Flat Visor, Bukannya Cembung

Didit Abdillah - Rabu, 25 Desember 2019 | 15:00 WIB
Flat Visor di AGV Pista GP-R milik Valentino Rossi
MotoGP
Flat Visor di AGV Pista GP-R milik Valentino Rossi

OtoRace.id - Para pembalap di semua ajang pasti dekat peran helm sebagai pelindung utama. 

Baik itu di MotoGP, F1, WSBK, Balap Turing, Motocross dan Rally Raid semuanya menggunakan helm full face.

Akan berbeda dengan Rally biasa yang biasanya menggunakan helm open face

Sebab di Reli tidak jarang yang menggunakan helm full face yang memakai visor atau kaca pelindung. 

Nah di balapan yang disebutkan lebih awal, semuanya menggunakan visor datar atau flat fisor

(Baca Juga: Karena Kasus Doping, Posisi Andrea Iannone di Aprilia Digantikan Karel Abraham?)

Tujuannya apa sih kok pakai yang datar? Kan kalau helm yang diproduksi masal menggunakan kaca yang cembung. 

"Kalau dari visualisasi pembalap, flat visor tuh bisa ngasih pandangan yang lebih jelas," kata Dimas Prayogo, Kepala Toko di Prime Gears, distributor helm Arai. 

"Kalau masih pakai kaca cembung, itu bisa bikin pandangan jadi agak bergelombang, istilahnya distorsi visual. Bisa bikin pusing," lanjutnya. 

Dengan flat visor, juga bisa lebih mudah memasangkan tear off atau plastik pelindung. 

(Baca Juga: Ternyata Dulu Valentino Rossi Sempat Dilarang Ikutan Balap Motor)

Nah untuk helm replika pembalap MotoGP atau pun helm dengan tipe yang sama, biasanya sudah menggunakan flat visor supaya lebih mirip dengan helm yang digunakan pembalapnya.

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : OtoRace.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa