Dualisme Merek Ban di Kelas Shifter 150 Kejurnas Gokart, Bagaimana Impresinya?

Didit Abdillah - Minggu, 15 Maret 2020 | 14:59 WIB
Ban Bridgestone (kiri) dan ban Yokohama Advan menjadi merek ban yang boleh digunakan di kelas Shifter 150 tahun ini.
DAB/OtoRace
Ban Bridgestone (kiri) dan ban Yokohama Advan menjadi merek ban yang boleh digunakan di kelas Shifter 150 tahun ini.

OtoRace.id - Pada tahun ini, ada perubahan regulasi untuk kelas Shifter 150 Kejurnas Gokart EShark ROK Cup.

Tahun lalu, memberlakukan one make tyre atau ban satu merek, yaitu wajib Bridgestone untuk balapan kering.

Tahun ini, boleh menggunakan ban slick dengan merek Yokohama Advan dan Bridgestone.

Keduanya boleh digunakan untuk balapan kering.

(Baca Juga: Balapan F1 Australia Dibatalkan, Valtteri Bottas Alami Perasaan Campur Aduk)

Sedangkan untuk balapan basah masih boleh pilihan ban Mojo dan Bridgestone.

"Kalau ban Yokohama Advan, cukup ngegrip, tapi lebih boros," kata Iqbal Tawakal dari Kart Team HMM Unpas.

Ban basah Bridgestone masig jadi andalan saat hujan.
DAB/OtoRace
Ban basah Bridgestone masig jadi andalan saat hujan.

"Bridgestone lebih awet, gripnya agak lama buat optimal dan lebih mahal," sambungnya.

Untuk satu set ban Yokohama Advan itu dihargai Rp 3,1 juta.

(Baca Juga: Charles Leclerc Pahami Keputusan Pembatalan Balapan F1 Australia Secara Mendadak)

Lalu Bridgestone mencapai Rp 3,25 juta. Selisihnya tidak begitu signifikan.

Namun dengan Yokohama Advan yang punya grip lebih optimal, bisa mengejar point sedari sesi Heat 1 dan Pre-final.

Saat di final, tinggal disesuaikan saja gaya balapnya agar ban bisa awet sampai balapan selesai.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : OtoRace.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa