Bos Repsol Honda Buka Suara Soal Dua Pembalapnya Gagal Finish di MotoGP Amerika

Eka Budhiansyah - Kamis, 18 April 2019 | 08:25 WIB

Alberto Puig dan Marc Marquez dari Repsol Honda (Eka Budhiansyah - )

OtoRace.id - Marc Marquez dan Jorge Lorenzo gagal finish di MotoGP Amerika 2019.

Jatuhnya Marc Marquez di tikungan 12, membuat Honda tergelincir dari pimpinan poin klasemen sementara.

Begitu juga dengan Jorge Lorenzo yang tak mampu menyelesaikan balap akibat masalah teknis di R213V beberapa lap setelah Marc Marquez terjatuh.

Kondisi ini, membuat Honda juga tergelincir dari pimpinan poin konstruktor, kalah 6 poin dari Ducati di peringkat teratas.

(Baca Juga : Lagi 'Tren', Apa Regulasi Penalti Jump Start MotoGP Perlu Direvisi?)

Hal yang sama juga terjadi untuk klasemen tim, Repsol Honda melorot ke posisi 4 di bawa Suzuki Ecstar.

"Balance sudah jelas dan itu tidaklah menjadi hal yang positif, karena kami tidak mendapatkan poin apapun," ungkap Alberto Puig selaku manajer tim Repsol Honda dilansir OtoRace.id dari Speedweek.com.

Tetapi menurut salah satu bos di Repsol Honda ini, Marquez sudah berada dua langkah di depan ketika dirinya masih berada di trek, bukan hanya satu langkah.

Terutama, ketika dirinya mapu melaju terdepan dan meninggalkan para rivalnya hingga 3,5 detik sebelum terjatuh.

(Baca Juga : Tampil Kompetitif, Valentino Rossi Ogah Ngomongin Gelar MotoGP 2019)

"Ini memberikan kami keberanian untuk melanjutkan kerja dan untuk memiliki harapan yang tinggi," jelas mantan manjer Dani Pedrosa ini.

Selain untuk Marquez, Puig juga berikan komentar atas masalah teknis yang terjadi di motor Lorenzo.

"Saat ini, kami belum tahu pasti apa yang terjadi dengan motor Lorenzo. Kami butuh waktu untuk memahaminya," tambah Puig.

Namun meski kedua pembalapnya tidak mampu finish di MotoGP Amerika, Puig tetap menilai positif.

"Positifnya Marquez tidak terluka, dia lebih kuat dari sebelumnya dan telah membuktikannya di balap sebelumnya. Negatifnya, tentu saja kami tidak mendapat nilai segar di Austin," tutup Puig.