Ben Spies Ungkap Sulitnya Pembalap Superbike Pindah ke MotoGP

Rezki Alif Pambudi - Jumat, 17 Januari 2020 | 08:41 WIB

MotoGP (Rezki Alif Pambudi - )

OtoRace.id - Banyak pembalap MotoGP yang pindah ke World Superbike dan meraih kesuksesan di sana, tidak semua jadi juara tapi banyak yang kompetitif.

Sebut saja Max Biaggi, Carlos Checa, Sylvain Guintoli, Neil Hodgson yang pernah juara, atau Alvaro Bautista yang baru-baru saja viral di 2019, dan beberapa nama lainnya.

Tapi, tidak banyak pembalap Superbike yang bisa sukses di MotoGP, tidak banyak yang bisa bertahan lama.

Hanya beberapa saja, misalnya Colin Edwards yang meraih 2 gelar World Superbike lalu bisa bertahan 12 musim di MotoGP, dan yang saat ini masih aktif ada Cal Crutchlow yang kini membela tim LCR.

(Baca Juga: Heboh! Setelah Vakum di 2019, Kejurnas Balap Motor Sport Kembali Digelar Tahun Ini)

Juara World Superbike 2009, Ben Spies, sempat menjalani musim yang cukup bagus di MotoGP, tapi mengakui sulitnya pindah dari Superbike ke MotoGP.

Sebelum memulai debut di MotoGP sebagai pembalap reguler penuh di 2010, Ben Spies pernah menjadi pembalap pengganti di beberapa balapan MotoGP di 2008 dan 2009.

Di 2009, Ben Spies yang debut di World Superbike sebagai pembalap reguler jadi juara dunia dan hengkang ke MotoGP hingga jadi pengganti Valentino Rossi di Yamaha pada 2011.

Spies merasakan perbedaan besar mesin Superbike dan MotoGP yang membuat pembalap sulit beradaptasi.

Bahkan, Spies menyebut pindah dan kompetitif dari Superbike ke MotoGP itu tidak mungkin.