Keinginan Bos Tim Satelit Yamaha Ditentang Bos Tim Pabrikan Soal Valentino Rossi

Eka Budhiansyah - Rabu, 8 April 2020 | 20:18 WIB

Valentino Rossi (Eka Budhiansyah - )

OtoRace.id - Ada sedikit perbedaan pendapat antara bos tim satelit Yamaha dengan bos tim pabrikan Yamaha di MotoGP.

Bos tim satelit Yamaha alias Petronas Yamaha SRT yaitu Razlan Razali, sedangkan bos tim pabrikan Yamaha atau Monster Energy Yamaha MotoGP yaitu Massimo Meregalli.

Dilansir dari Sky Sport Italia, perbedaan pendapat ini mengenai susunan pembalap Yamaha di MotoGP 2021.

Jika MotoGP 2020 batal digelar akibat pandemi virus Corona atau Covid-19, maka Razlan Razali menginginkan kalau susunan pembalapnya di MotoGP 2021 tetap berdasarkan susunan di tahun ini (Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli).

Baca Juga: MotoGP Italia Ditunda, Bos Sirkuit Mugello Berjanji Gelar Balapan Spektakuler

Begitu juga dengan tim pabrikan yang tetap menggunakan jasa Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Namun hal itu ditentang langsung oleh Massimo Meregalli yang tetap menginginkan sesuai kontrak di MotoGP 2021.

Ya, seperti diketahui kalau Quartararo dikontrak Yamaha untuk menggantikan Rossi di tim pabrikan di musim depan dan duet bersama Vinales.

Sementara, Valentino Rossi sendiri diberikan pilihan oleh Yamaha untuk tetap membalap di 2021 namun bersama tim satelit dengan dukungan penuh dari pabrikan.

Baca Juga: Alex Marquez Ogah Pakai CBR1000 Buat Motor Harian, Malah Ingin Beli Scoopy Karena Ini

"Tidak. Saya membacanya juga dan saya tidak ingin mengatakan bahwa itu adalah ide yang tidak berarti," ucap Meregalli dilansir dari MotoGP.com.

"Tetapi jika musim 2020 berakhir saat ini juga, maka 2021 akan dimulai seperti yang tertulis bahwa itu harus dimulai," tambahnya.

Itu artinya, Meregali yang merupakan tim manajer Monster Energy Yamaha MotoGP tetap ingin susunan pembalap Yamaha di MotoGP 2021, ya sesuai dengan kontrak di 2021.

Meregalli juga ditanyakan apakah keputusan Rossi untuk menentukan karirnya di MotoGP ada batas waktunya?

"Ini masalah Petronas (Petronas Yamaha SRT), tapi kami siap untuk setiap keputusan yang dibuat Vale," pungkas pria asal Italia itu.

Baca Juga: Tanpa Vaksin Corona, Bos Dorna Sebut MotoGP 2020 Mungkin Akan Dibatalkan