Respect! Bos Pirelli Mario Isola Jadi Sukarelawan Sopir Ambulans Untuk Korban Virus Corona di Italia

Didit Abdillah - Rabu, 29 April 2020 | 13:49 WIB

Mario Isola (kanan) bersama tim sukarelawan lainnya saat berada di ambulan (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Penanganan virus corona di Italia kini masih terus berlanjut, bahkan dengan hasil yang positif karena jumlah korban terus berkurang setiap harinya. 

Ditambah jumlah pasien yang sembuh juga jauh bertambah, sehingga membuat Italia kini tidak semenyeramkan satu bulan lalu. 

Hasil positif ini juga berasal dari kerjasama masyarakat Italia yang bergotong royong agar pemusnahan covid-19 di negaranya ini terus berlanjut. 

Salah satunya yang dilakukan Motorsport Manager Pirelli, Mario Isola yang menjadi sukarelawan di garis terdepan untuk membasmi Covid-19 di Italia. 

Baca Juga: Baca Juga: Jorge Lorenzo di Petronas Yamaha SRT, Lin Jarvis Tegaskan Dirinya Suka Franco Morbidelli

Memang bukan tim medis, tetapi ia menjadi sopir ambulans yang beroperasi di kota Milan dan sekitarnya. 

Dalam ceritanya di situs resmi F1, Mario Isola bercerita kalau ia bisa bekerja selama 12 jam sehari dalam satu shift

"Setelah itu saya harus makan dan bersosialisasi dan tidak bisa bertemu dengan keluarga. Saya juga hanya tidur selama 2 jam sehari," ujar Mario Isola.

"Kami beroperasi sedikitnya 9 kali sehari, mengantar pasien yang positif ke rumah sakit, juga mengantar mereka yang tak bisa sembuh (meninggal, red)," lanjutnya. 

Baca Juga: Luca Marini Ikhlas Jika Gagal Naik ke Kelas MotoGP Musim Depan

Sejak kembali dari Australia untuk balapan F1 yang batal digelar juga menyelesaikan beberapa masalah. 

Seperti masalah pengiriman ban untuk negara yang menunda F1 pada awal tahun seperti Vietnam dan Bahrain, ia langsung mendaftar untuk jadi sukarelawan. 

Ia baru bisa terjun setelah 14 hari melakukan karantina mandiri setelah dari Australia, baru memenuhi syarat untuk jadi sopir ambulans. 

Meski tidak langsung merawat pasien yang terjangkit covid-19, peran sopir ambulans juga terbilang krusial, karena butuh pergerakan cepat agar pasien positif terdampak bisa segera ditangani. 

Baca Juga: Pandemi Mereda, Valentino Rossi Akan Segera Buka Sirkuit Pribadinya

"Ini adalah sebagian nilai positif saya dalam mengenal banyak pembalap, sehingga saya tidak takut saat ngebut dengan mobil ambulans," selorohnya.