Soal Masa Depan, Valentino Rossi Dapat Saran Nih dari Kekasih Mantan Pacarnya yang Juara F1

Rezki Alif Pambudi - Kamis, 7 Mei 2020 | 20:00 WIB

Valentino Rossi (Rezki Alif Pambudi - )

OtoRace.id - Valentino Rossi nampaknya sudah semakin dekat untuk tetap balapan di MotoGP 2021 mendatang.

Tapi, ada ide lain nih dari juara dunia 2 kali F1, Fernando Alonso, yang tak lain tak bukan kekasih dari Linda Morselli, mantan kekasih Valentino Rossi.

Alonso punya saran dari seorang juara ke juara lainnya soal masa depan di dunia balap.

Mantan pembalap F1 ini menyarankan Rossi meneruskan ambisi di dunia balap ketahanan, dalam hal ini jika bisa sampai Le Mans 24 Hours.

"Jika aku boleh menyarankan, aku akan menyarankan dia melakukannya, untuk mencoba, karena itu pengalaman berharga di hidup," kata Alonso dilansir OtoRace.id dari Tuttomotoriweb.com.

Baca Juga: Puncak Emosi Valentino Rossi dan Max Biaggi Pernah Saling Pukul Karena Masalah Ini

"Tentu dia harus persiapan dengan baik, karena levelnya sangat profesional dan kompetitif," jelas Alonso.

Rossi sendiri memang sangat tertarik ke balapan roda 4.

Selain mencoba mobil F1 untuk senang-senang, Rossi juga pernah hampir serius balapan beberapa tahun lalu.

Rossi juga sering ikut balap Monza Rally, lalu yang terakhir balap ketahanan Gulf 12 Hours di Abu Dhabi.

Baca Juga: Legenda MotoGP Ini Nilai Yamaha Paling Siap Kalahkan Marc Marquez di MotoGP 2020

VR46 Academy
Ferrari 488 GT3 besutan tim Monster VR46 Kessel untuk Gulf 12 Hours

"Semua halangan dihitung, karena tidak ada waktu bersantai, tapi juga mental, terutama ketika ada momen rumit yang harus diatasi. Nutrisi dan banyak aspek lainnya harus diperhatikan," kata Alonso menjelaskan apa saja yang harus dipersiapkan di 24 Hours of Le Mans.

"Yang kusukai lainnya dari balap 24 jam adalah hubungan dengan rekan dan pembalap lain, dimana tensinya lebih rendah dibandingkan pengalaman di F1," tegas Alonso.

Fernando Alonso sendiri cukup menikmati balapan usai pensiun dari F1.

Selain Le Mans 24 Hours, Alonso juga tampil baik di Reli Dakar yang notabene ajang balap paling mengerikan di dunia ini.