Siapa Sangka, Jorge Lorenzo Punya Kenangan Dengan WSBK Indonesia di Sirkuit Sentul 1997 Silam

Didit Abdillah - Minggu, 17 Mei 2020 | 12:00 WIB

Pertarungan ketat John Kocinski dan Tony Slight sampai tikungan terakhir Sentul (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Pada tahun 1996-1997 memang terbilang menjadi era keemasan motorsport di Indonesia. 

Bagaimana tidak, ada tiga ajang balap dunia yang digelar di Indonesia dalam tahun yang sama. 

Mulai dari World Rally Championship (WRC) di Medan, Sumut, juga GP500 dan World Superbike (WSBK) di sirkuit Sentul, Jabar. 

Di sirkuit Sentul, pesona GP500 memang sangat membahana, saat itu menjadi era keemasan bagi Mick Doohan. 

Baca Juga: Dani Pedrosa Ungkap Alasannya Kenapa Memilih Arai Untuk Helm Balapnya

Juga menjadi tahun kedua bagi Valentino Rossi meraih rentetan kemenangan, salah satunya di Sentul dan membawanya menjadi juara dunia GP125. 

Meski demikian, persaingan di WSBK Indonesia juga tak kalah menarik untuk disimak. 

Saat itu terjadi pertarungan antara dua pembalap Castrol Honda, John Kocinski dan Aaron Tony Slight pada balapan pertama. 

Persaingan pembesut Honda RC45 itu trus bersaing sampai tikungan terakhir, sampai akhirnya dimenangkan oleh John Kocinski. 

Baca Juga: Sudah Semusim Membela Yamaha, Fabio Quartararo Masih Gugup Saat Bertemu Valentino Rossi

Baca Juga: Bukan Kaleng-kaleng, Ternyata Chief Mechanic Marc Marquez Pernah Kerja Untuk Valentino Rossi Loh!

Siapa sangka, balapan ketat ini menjadi momen yang sulit dilupakan oleh ex pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo. 

Saat itu ia masih berusia 10 tahun dan menonton WSBK Indonesia dari Spanyol dan balapan pertama itu memiliki kesan tersendiri baginya. 

"Balapan paling saya kenang dari WSBK adalah saat di Indonesia, antara Kocinski dan Slight sampai tikungan terakhir," ujar Jorge Lorenzo. 

"Saya penggemar Carl Fogarty, tetapi pertarungan dua Castrol Honda itu sangat bisa dinikmati," sambungnya dalam situs WSBK. 

Baca Juga: Jack Miller Anggap Motor Ducati Masih Jadi yang Terbaik di MotoGP

Pada balapan kedua, Carl Fogarty yang menunggangi Ducati 916 keluar sebagai pemenang. 

Kocinski DNF dan menutup musim dengan kecelakaan, meski demikian ia sudah mengunci gelar juara dunia.