Valentino Rossi Suka Selebrasi Drama Sandiwara Saat Menang, Ini Alasannya

Rezki Alif Pambudi - Kamis, 4 Juni 2020 | 20:16 WIB

Valentino Rossi merayakan gelar ke-7 (Rezki Alif Pambudi - )

OtoRace.id - Valentino Rossi selalu merayakan kemenangan atau gelarnya dengan cara unik.

Tingkah uniknya itu yang membuat MotoGP kini populer di seluruh dunia.

Langkahnya juga menjadi tren dan banyak ditiru pembalap lain.

Rossi sering melakukan selebrasi berupa sandiwara pendek atau mengambil tema cerita tertentu.

Baca Juga: Mercedes Tolak Keras Wacana 'Reverse Grid' di F1, Katanya Tidak Masuk Akal

Misalnya ketika ada polisi memberhentikannya di Mugello 2002, berhenti dan buang air di kamar kecil Jerez 1999, lalu memakai cerita putri salju dan 7 kurcaci di perayaan gelar ke-7-nya, atau saat memakai toga, dan masih banyak lainnya.

Nah, Valentino Rossi kini mengungkap nih kenapa dia suka bermain sandiwara ketika menang.

Rossi memang sengaja melakukannya agar menarik perhatian orang.

"Sebenarnya sandiwara yang kulakukan itu tidak masuk akal, tapi malah membuat orang lebih memperhatikan balap motor," kata Rossi dilansir OtoRace.id dari Tuttomotoriweb.com.

 

Baca Juga: Valentino Rossi: Saya Memilih Yamaha Untuk Menunjukkan Saya Tidak Hanya Menang Karena Honda

"Dengan hal itu, MotoGP menarik nenek-nenek, anak-anak, atau banyak orang yang sebenarnya tidak menontonnya, jadi itu bagus," jelas Rossi.

Nah itulah kenapa banyak orang menyebut Valentino Rossi punya daya tarik marketing luar biasa buat MotoGP.

Selain itu ada hal lain juga.

"Sandiwara itu kulakukan karena mereka alami. Aku juga melakukannya untuk membuang keseriusan yang kadang ada di balapan papan atas," ungkap Rossi.

Baca Juga: Tak Cuma Sekarang, Valentino Rossi Juga Pernah Akan Pensiun 8 Tahun Lalu

"Itu bisa membuat keceriaan, lebih ringan, membuat tertawa dan orang mencintainya," jelasnya.

Meski begitu, Rossi mengaku tidak seluruh leluconnya berjalan lancar.

Kadang Rossi mendapat serangan kritik karena hal-hal lucu dan menarik yang dibuatnya.

Semakin dewasa, Rossi juga mulai mengurangi leluconnya di atas trek.

Meski begitu, Rossi tetaplah jadi daya tarik MotoGP.

Baca Juga: Mick Doohan: Tidak Ada Yang Lebih Baik dari Valentino Rossi Untuk Pengembangan Motor