Biar Gak 'Kudet', Nih Istilah Balap di MotoGP dan Road Race Lainnya

Didit Abdillah - Kamis, 6 Agustus 2020 | 12:00 WIB

MotoGP 2020 (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Dalam ajang balap MotoGP, banyak istilah yang digunakan oleh pembalap.

Baik untuk melakukan evaluasi atau pun menjelaskan pada media.

Sehingga tidak heran dalam setiap pemberitaan, kerap ada istilah tertentu yang digunakan para pembalap dan wajib dipahami oleh penontonnya.

Bahkan istilah ini juga digunakan kompetisi road race lain. Apa saja? Ini dia.

Baca Juga: Panjang! Marc Marquez Diperkirakan Baru Bisa Balap di MotoGP San Marino, Absen Tiga Seri Ke Depan?

HIGH SIDE

Ini adalah sebuah kecelakaan yang biasanya terjadi karena roda belakang motor tidak terkendali.

Bisa karena pengereman roda belakang yang kurang tepat atau saat ban belakang yang sebelumnya kehilangan grip tiba-tiba menyentuh trek saat akselerasi.

Ciri-ciri high side adalah pembalap tersebut terpelanting, seperti yang dialami Marc Marquez di MotoGP Spanyol (19/7) lalu.

LOWSIDE

Ini adalah kondisi yang berlawanan dari high side. Saat ban depan kehilangan daya cengkeram dan ditandai dengan motor yang tergelincir.

Dampak yang dialami tidak separah high side.

Baca Juga: Jika Menang di MotoGP Ceko 2020, Fabio Quartararo Bisa Samakan Rekor Legenda MotoGP Yamaha

FLAF TO FLAG

Dalam kondisi hujan, biasanya balapan akan digelar dalam kondisi flag to flag, maksudnya adalah pembalap diizinkan untuk kembali ke pit untuk mengganti jenis ban. D

ari ban kering ke ban basah, ataupun sebaliknya. Juga bisa dalam kondisi aspal yang merusak ban dengan cepat, sehingga butuh flag to flag

SLIPSTREAM

Jika tidak ada angin yang menghalangi, maka motor akan lebih laju.

Untuk menghalangi angin, maka pembalap biasa berada tepat di belakang pembalap lain saat di trek lurus, inilah yang dinamakan slipstream.

Setelah mendapatkan kecepatan dan momen tertentu juga bisa digunakan untuk mengambil alih posisi tersebut.

Baca Juga: MotoGP Ceko 2020 dan Sirkuit Brno Jadi Tempat Spesial, Hal Ini Yang Dijanjikan Valentino Rossi Untuk Fans di Rumah

MotoGP
Slipstream di MotoGP

FRONT/BACK END

Ini adalah kondisi saat ban depan atau belakang sudah haus. Sehingga ban sudah tidak dalam kondisi yang mumpuni untuk menjalani ritme balapan yang cepat.

CHATTERING

Getaran yang dialami pembalap pada stang biasanya dikarenakan power yang terlalu besar saat keluar tikungan, tetapi sulit untuk dikendalikan.

Alhasil motor kerap bergetar bahkan bergoyang tidak stabil, itulah chattering.

SIDE BY SIDE

Saat berusaha mengambil alih posisi, ada kalanya pembalap di depan mempertahankan posisinya. Sehingga ada momen kedua pembalap saling bersebelahan.

Baik itu saat trek lurus atau saat sedang menikung.

Baca Juga: Jelang MotoGP Ceko 2020, Pol Espargaro Sebut Sirkuit Brno Cocok Untuk Motor KTM, Yakin Podium?

LOST FRONT

Ini adalah kondisi saat ban depan sudah kehilangan daya cengkeram.

Pembalap merasakannya saat melakukan pengereman keras kala masuk tikungan, tetapi tidak mendapatkan titik yang tepat dan membuatnya melebar maka disebut lose front atau hilang grip di sisi depan.

LONG LAP

Ini termasuk istilah baru di MotoGP dan juga menjadi regulasi baru.

Saat ada pembalap yang melakukan jump start atau melanggar batas sirkuit, maka wajib melakukan long lap.

Biasanya ada satu tikungan yang lebih lebar dan lebih jauh dari racing line, pembalap wajib mengambil sisi tersebut

HOLESHOT

Bagi siapapun pembalap yang menempati posisi pertama, di tikungan pertama selepas start, maka itulah holeshot.

Istilah ini berasal dari kancah Motocross, tetapi juga populer di balapan lainnya.

Baca Juga: Valentino Rossi Berpotensi Cetak Rekor Baru di Balapan MotoGP Ceko 2020, Ini Dia Rekornya!

PARC FERME

Tempat seperti kotak saat semua tiga peraih podium masuk, maka tempat itu dinamakan parc ferme.

MotoGP
Tempat ini bernama Parc Ferme

HAIRPIN

Eits, ini bukan jepit rambut yah. Biasanya ini digunakan untuk menjelaskan tikungan yang mempunyai sudut lancip.

Seperti tikungan pertama sirkuit Austin, Amerika yang nyaris 45 derajat.

RACE PACE

Kalimat lain untuk menggantikan ritme balap. Jika catatan waktunya bagus, maka race pace tinggi dan jika mengendur maka race pacenya menurun.

HOT LAP

Sedikit mirip dengan race pace, tapi hot lap digunakan saat pembalap mencatatkan rekor di semua sektor sirkuit dan saat dilihat di tv membuat muncul garis merah di bawah catatan waktu.

Merah itu diibaratkan sebagai api dan membuat terasa panas atau hot.

Baca Juga: Seri Pertama Kejurnas OnePrix 2020 Resmi Dibatalkan, Jadwal Lain Tidak Berubah

SIGHTING LAP

Saat keluar dari paddock, pembalap melakukan satu putaran yang digunakan untuk memanaskan permukaan ban juga memantau kondisi sirkuit.

FLYING LAP

Setelah selesai melakukan sighting lap, di tikungan terakhir pembalap akan mulai gaspol dan mulai melakukan lap yang catatan waktunya mulai dicatat, itulah flying lap.

CHICANE

Adalah tikungan ganda yang berdekatan atau untuk tikungan yang berbentuk ‘S’.

BUMPY

Kondisi sirkuit yang tidak rata atau sedikit bergelombang.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

The Doctor mengubah gaya balapnya untuk menyesuaikannya disetiap sirkuit.. Rossi juga mengaku karena gaya balapnya yang baru, ia sulit beradaptasi setelah 5 bulan vakum dari balapan... - Simak berita seputar balap di website OtoRace.id (klik link di bio) - #motogp #worldchampion #valentinorossi #vr46 #rossifumi #marcmarquez #marcmarquez93 #jorgelorenzo #jorgelorenzo99 #andreadovizioso #desmodovi #alexrins #yamaha #honda #suzuki #monsterenergy #redbull #oneheart #semakindidepan #missionwinnow #danilopetrucci #danipedrosa #motorplus #gridoto #otorace #otoraceid #stayathome #dirumahaja #berbagicerita #ngopreksantuy

Sebuah kiriman dibagikan oleh Otorace (@otorace.1d) pada