Tak Hanya di MotoGP 2020, Crew Chief Yamaha Ini Bilang MotoGP 2021 Bakal Jadi Tahun Yang Sulit

Eka Budhiansyah - Senin, 7 September 2020 | 09:00 WIB

Maverick Vinales dan Valentino Rossi di tim Monster Energy Yamaha MotoGP (Eka Budhiansyah - )

OtoRace.id - Yamaha mengalami masa sulit di MotoGP 2020 meski baru berjalan 5 seri.

Banyak masalah menghantui Yamaha di MotoGP dengan Yamaha YZR-M1 2020, mulai dari masalah mesin hingga masalah pengereman.

Masalah mesin, sudah ditemui Yamaha dengan jebolnya YZR-M1 Valentino Rossi di MotoGP Spanyol 2020 yang berlangsung di sirkuit Jerez.

Puncaknya, masalah rem blong di YZR-M1 Maverick Vinales sehingga memaksa pembalap tim Monster Energy Yamaha itu loncat dari motornya di kecepatan 220 km/jam.

Baca Juga: Kelebihan Fabio Quartararo yang Tak Dimiliki Pembalap Yamaha Lainnya, Termasuk Valentino Rossi dan Maverick Vinales

Yap! Vinales loncat sebelum motor itu menghantam pagar pembatas sirkuit Red Bull Ring di MotoGP Stiria 2020 dengan kecepatan sekitar 160-170 km/jam.

Dengan semua masalah ini, Crew Chief Maverick Vinales akhirnya angkat bicara.

"Benar bahwa kami telah kehilangan mesin, termasuk Rossi dan Morbidelli, tetapi yang kami lakukan adalah memperpanjang jarak tempuh yang lain dan pada akhirnya Anda yang mengelolanya," ucap Esteban Garcia dilansir OtoRace.id dari Tuttomotoriweb.com.

Dengan kondisi tersebut, pria asal Spanyol ini juga mengakui kalau mereka kehilangan beberapa manfaat karena hal itu.