Lin Jarvis Percaya Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, Valentino Rossi Dibilang Potongan Dari Balap, Maksudnya?

Eka Budhiansyah - Kamis, 24 September 2020 | 20:50 WIB

Valentino Rossi, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales selaku pembalap Yamaha MotoGP (Eka Budhiansyah - )

OtoRace.id - Yamaha mengalami banyak kesulitan di awal musim MotoGP 2020 dengan beragam masalah yang menimpa Valentino Rossi, Maverick Vinales, Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo.

Hal itu diungkap langsung oleh Lin Jarvis selaku Direktur Yamaha MotoGP melalui wawancaranya dengan MotoGP.com.

Menurut Lin Jarvis, timbulnya masalah ini akibat beberapa part yang tidak sesuai dengan performa yang seharusnya.

Salah satunya, klep exhaust alias klep buang yang dinilainya bermasalah, terutama pada bagian mesin yang sempat dialami oleh Maverick Vinales, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli di dua seri awal yaitu MotoGP Spanyol dan MotoGP Andalusia di sirkuit Jerez.

Baca Juga: Jelang MotoGP Catalunya 2020, Valentino Rossi Siap Bikin Rekor Baru yang Sulit Dikejar Pembalap Lain

MotoGP
Valentino Rossi mengalami mesin M1 bermasalah di MotoGP Spanyol 2020

Meski begitu, pria asal Inggris ini menilai Yamaha sudah melakukan perbaikan dan penyesuaian terhadap masalah ini.

Apalagi, Yamaha juga menarik permintaan untuk membuka segel mesin demi mengganti klep buang yang dinilai bermasalah.

Penyesuaian itu dilakukan melalui perbaikian elektronik dan bahkan mencoba knalpot baru model panjang untuk menjaga performa mesin.

Dengan beragam penyesuaian yang dilakukan, Lin Jarvis yakin kalau Yamaha akan tetap bangkit untuk perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020.

Baca Juga: Marc Marquez Berharap Pembalap Ini Tampil Lebih Garang di MotoGP 2020, Siapa Tuh?

Bahkan, Lin Jarvis juga menilai kalau Maverick Vinales bisa mengeluarkan performa terbaiknya di 7 seri tersisa dari MotoGP 2020.

"Saya percaya, jika dia (Vinales) bisa fokus terhadap balap dan menjaga kepercayaan dirinya, maka dia akan bisa melakukannya," sebut Lin Jarvis.

Apalagi, Maverick Vinales sudah membuktikannya melalui kemenangan yang diraih di MotoGP Emilia Romagna 2020 pekan lalu.

Selain Maverick Vinales, Lin Jarvis juga turut mengkomentari performa Fabio Quartararo yang berhasil meraih dua kemenangan awal, namun terseok di 5 seri selanjutnya.

MotoGP
Maverick Vinales meraih kemenangan pertamanya di MotoGP 2020 di MotoGP Emilia Romagna 2020

Baca Juga: Tampil di Sirkuit Favorit, Ini Janji Valentino Rossi di MotoGP Catalunya 2020

"Di sisi lain, Fabio menemukan kalau motor tahun lalu lebih mudah untuk dikendarai jika dibandingkan motor tahun ini. Kami menilai motor tahun ini lebih potensial dan begitu juga dia, tetapi tetap bukanlah motor yang mudah dikendarai," jelas Lin Jarvis.

"Tetapi saya rasa keduanya, Maverick dan Fabio sudah mengeluarkan (performa) separuhnya. jadi kita akan lihat untuk di paruh musim kedua, saya pikir mereka masih memiliki sesuatu yang bisa ditunjukkan," bilangnya lagi.

Sedangkan untuk Franco Morbidelli, menurut Lin Jarvis sayangnya Franky (julukan Morbidelli) memiliki masalah di awal musim.

Namun meski begitu, dirinya menilai kalau Morbidelli bisa bangkit dan menunjukkan kalau dirinya pembalap yang cepat, termasuk dengan podium serta kemenangannya di MotoGP San Marino 2020.

Baca Juga: Max Biaggi: Valentino Rossi Punya Kelebihan Dari Siapapun, Tetapi Itu Saja Tidak Cukup

Tak tertinggal, Lin Jarvis juga turut menyoroti dan berkomentar tentang performa Valentino Rossi.

"Valentino, kamu tahu dia adalah potongan dari balap. Jadi, semua pembalap masih masuk dalam permainan dan musim masih panjang," ungkapnya.

Maksudnya potongan dari balap, mungkin lebih tepat diibaratkan seperti bagian dari puzzle yang jika tak ada satu diantaranya maka menjadi tidak lengkap.

"Siapa yang akan menyatukannya secara bersama, dan mendapatkan kesempatan pertama, menurut pendapat saya itu sangat terbuka luas untuk mereka semua. Apakah mereka yang memiliki pengalaman, ataukah untuk mereka yang muda," sebutnya lagi.

Baca Juga: Terungkap! Tahun 2014 Ternyata Pol Espargaro Hampir Menggantikan Valentino Rossi

Namun, Lin Jarvis menilai kalau kunci untuk meraih kemenangan adalah konsistensi dan menjaga performa mereka dalam level teratas.

"Pasti tentang konsistensi. Jadi, kita lihat semoga yang terbaik yang akan menang," pungkas Lin Jarvis diiringi senyum.

Nah, jadi itu dia maksudnya!