Setelah Daijiro Kato Meninggal Dunia, Berikut 3 Pembalap MotoGP yang Tewas Saat Balapan

Nur Pramudito - Rabu, 30 Desember 2020 | 12:10 WIB

Setelah Daijiro Kato menginggal dunia, Berikut ini adalah tiga pembalap MotoGP yang tewas saat balapan (Nur Pramudito - )

OtoRace.id - Sebagai ajang balap paling bergengsi di dunia, level keselamatan MotoGP terus meningkat setiap tahunnya.

Meski angkanya sangat kecil, kasus pembalap meninggal di trek tetap ada.

Hal tersebut menandakan balap motor memang olahraga yang berbahaya.

Tercatat dari kali pertama digelar pada tahun 1949 sampai saat ini, ada 103 meninggal dunia ketika sedang mengaspal.

Baca Juga: Mentang-mentang Gabung Repsol Honda di MotoGP 2021, Pol Espargaro Bongkar Kelemahan Motor KTM

Ruben Thomas 'Ben' Drinkwater jadi pembuka rangkaian negatif ini pada tahun 1949.

Total pembalap yang wafat pada era 1940-an ada di angka tiga orang.

Kemudian meningkat 29 di tahun 1950-an, lalu pada periode 1960-an ada 27.

Kemudian diikuti 24 kasus pada 1970-an, serta 14 orang di 1980-an.

Baca Juga: Danilo Petrucci: Andrea Dovizioso Pembalap yang Baik, Tapi Bukan Teman yang Baik

Angkanya mulai mengerucut drastis era 1990-an, hanya dua kasus.

Berturut-turut hanya satu kasus di 2000-an dan tiga pembalap meninggal di tahun 2010-an.

Namun tidak bisa dimungkiri, awal kasus pembalap meninggal paling dikenal dimulai dari wafatnya pembalap Jepang, Daijiro Kato di kelas MotoGP.

Setelah kasus itu, ada tiga nama lain yang harus meregang nyawa akibat kecelakaan di trek.

Baca Juga: Yamaha Pastikan Tidak Akan Ada Mesin Kencang Sampai 2022. MotoGP 2021 Kembali Sulit

1. Daijiro Kato

MotoGP.com
Kasusnya sangat terkenal karena Daijiro Kato meninggal dunia ketika namanya sedang berkibar di kelas MotoGP

Kasusnya sangat terkenal karena Daijiro Kato meninggal dunia ketika namanya sedang berkibar di kelas MotoGP.

Nahasnya ia meninggal dunia pada lomba perdana musim 2003 di Sirkuit Suzuka, Jepang, 6 April 2003.

Dia menabrak dinding pembatas sirkuit setelah gagal melahap sektor chicane Casio Triangle.

MotoGP.com
Kecepatan motor Daijiro Kato ketika menabrak dinding tersebut adalah 200 km/jam

Kecepatan motor sang pembalap ketika menabrak dinding tersebut adalah 200 km/jam.

Baca Juga: Daftar 10 Pembalap MotoGP dengan Kemenangan Terbanyak, Valentino Rossi Unggul Jauh

2. Shoya Tomizawa

MotoGP.com
Shoya Tomizawa meninggal dunia ketika mengikuti putaran sebelas Moto2 2010 di Sirkuit Misano, San Marino 2010

Shoya Tomizawa meninggal dunia ketika mengikuti putaran sebelas Moto2 2010 di Sirkuit Misano, San Marino, 5 September 2010.

Pada lap 12, Shoya Tomizawa terjatuh ketika melahap tikungan cepat, Curvone.

Shoya Tomizawa kemudian ditabrak oleh dua rivalnya Scott Redding dan Alex de Angelis.

MotoGP.com
Shoya Tomizawa terjatuh kemudian ditabrak oleh dua rivalnya Scott Redding dan Alex de Angelis

Alhasil ia menderita trauma pada tengkorak, dada, dan perut.

Pembalap murah senyum ini dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit hanya beberapa jam setelah kejadian.

Baca Juga: Sang Kepala Kru Bongkar Alasan Franco Morbidelli Tidak Dilirik Yamaha untuk Gantikan Valentino Rossi

3. Marco Simoncelli

MotoGP.com
Marco Simoncelli mengalami insiden kecelakaanpada lomba di Sirkuit Sepang, Malaysia, 23 Oktober 2011

Kasus pembalap MotoGP meninggal dunia lainnya yang sangat menyita perhatian setelah Kato.

Marco Simoncelli mengalami insiden kecelakaan pada lomba di Sirkuit Sepang, Malaysia, 23 Oktober 2011.

Marco Simoncelli mengalami kecelakaan di lap kedua saat sedang menempati posisi keempat.

Motornya kehilangan traksi di Tikungan 11 dan membuat tubuhnya tergelincir.

MotoGP.com
Marco Simoncelli kehilangan traksi di Tikungan 11 kemudian terlindas oleh Colin Edwards dan juga sahabatnya, Valentino Rossi

Nahasnya ia terlindas oleh Colin Edwards dan juga sahabatnya, Valentino Rossi.

Baca Juga: Tito Rabat Dijadikan Tumbal Untuk Datangkan Adik Valentino Rossi di MotoGP 2021, Johann Zarco Angkat Bicara

4. Luis Salom

MotoGP.com
Luis Salom meninggal bukan saat balapan melainkan ketika menjalani sesi latihan bebas kelas Moto2 di Sirkuit Katalunya, Barcelona, 3 Juni 2016

Luis Salom meninggal bukan saat balapan melainkan ketika menjalani sesi latihan bebas kelas Moto2 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, 3 Juni 2016.

Kala itu sesi latihan bebas kedua tinggal menyisakan 25 menit lagi.

Luis Salom kecelakaan ketika melahap tikungan 13, kamera MotoGP tidak merekam kejadian racing incident ini.

Luis Salam menjadi pembalap meninggal dunia ketiga setelah Daijiro Kato di era MotoGP.

MotoGP.com
motornya menabrak kencang dinding pembatas dan kemudian berbalik menabrak tubuh Luis Salom

Namun kamera keamanan di Tikungan 13 melihat, motor Salom menabrak kencang dinding pembatas dan kemudian berbalik menabrak tubuh Salom.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)