Pernah Saling Pukul Usai Balapan, Max Biaggi Ucapkan Perpisahan Manis Dengan Valentino Rossi

Didit Abdillah - Sabtu, 7 Agustus 2021 | 11:30 WIB

Max Biaggi dan Valentino Rossi, rivalitas yang tak pernah bosan untuk dikenang (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Sudah bukan rahasia kalau Max Biaggi memang jadi rival pertama dan terketat yang dirasakan Valentino Rossi

Keduanya sudah saling sikut dan bersaing sejak masih di GP125 sampai di MotoGP bahkan beberapa kali ada insiden antar keduanya. 

Seperti pada waktu MotoGP Jepang di sirkuit Suzuka tahun 2001, kala Max Biaggi menyikut Valentino Rossi sampai keluar lintasan. 

Hal tersebut jelas membuat Rossi yang debut di GP500 langsung geram, ia mengacungkan jari tengah kepada Biaggi setelah berhasil mendahuluinya. 

Baca Juga: Putuskan Pensiun dari MotoGP, Ini 5 Rekor yang Masih Dipegang Valentino Rossi

Dalam buku autobigorafi Valentino Rossi yang berjudul 'What If I Never Tried It', keduanya saling adu mulut di paddock, meski tidak ada kontak fisik. Namun hal ini masih awal dari masalah yang lebih besar. 

Sosok Valentino Rossi yang pembalap debutan tapi sudah memenangkan tiga balapan pembuka, memang menggeser pamor Biaggi yang sudah lebih dulu di kelas utama. 

Puncaknya adalah di MotoGP Catalunya, Spanyol yang kala itu menjadi seri ke-6 di musim 2001. 

Saat itu 'The Doctor' muda memulai start dari pole position, tetapi dia tidak melakukan start yang bagus, sehingga posisinya tercecer. 

Baca Juga: Valentino Rossi Umumkan Pensiun dari MotoGP, Begini Respons Marc Marquez

Baca Juga: Hasil FP2 WSBK Ceko 2021 - Yamaha Berkuasa, Jonathan Rea Dihalangi Hujan

Balapannya sedikit agresif, bahkan saat bersaing untuk posisi pertama di dua lap terakhir dengan Biaggi. 

Rossi membuat 'Roman Emperor' melebar karena motornya menyenggol, setelah itu posisi pertama diambil alih dan Rossi menjadi pemenang dan Biaggi di posisi kedua. 

"Sebelum menuju podium, saya melihat Biaggi menyuruh saya bergerak cepat naik ke atas (tempat podium), matanya merah, sangat terlihat kalau dia emosi," ujar Rossi. 

"Setelah itu kami adu mulut saling menyalahkan, dia mulai menampar, aku pukul balik. Saling tampar dan baku hantam terjadi di belakang podium, sampai akhirnya panitia memisahkan kami untuk segera ke podium," lanjut pembalap kelahiran 16 Februari 1979 itu. 

Baca Juga: Hasil FP2 Moto2 Styria 2021 - Remy Gardner Tercepat, Pembalap Tim Indonesia Masuk Tiga Besar

"Di podium, kami bersalaman, tanpa tatap muka. Seakan semuanya tidak terjadi apa-apa di depan ratusan fotografer," sambungnya. 

Setelah itu ada konfrensi pers, muka geram keduanya masih terlihat. Di pipi Biaggi ada luka kecil usai pukulan Valentino Rossi. 

"Ini akibat gatal karena nyamuk setelah digaruk," kilah Biaggi saat ditanya salah satu wartawan. 

Konfrensi pers berjalan lancar, tidak ada yang menyinggung perseteruan keduanya. Setelah itu, racing comittee memanggil Rossi dan Biaggi mengenai hasil lomba. 

Baca Juga: Hasil FP2 MotoGP Styria 2021 - Lorenzo Savadori Tercepat, Valentino Rossi Kalah Cepat Dari Cal Crutchlow dan Dani Pedrosa

Tidak ada revisi dan penalti, hanya sebuah peringatan agar tidak diulang lagi. 

Meski ada insiden seperti sepanjang kariernya, Max Biaggi mengucapkan perpisahan yang manis pada akun instagramnya. 

"Kita tidak pernah berpura-pura lupa untuk saling menyukai satu sama lain, apa yang kita alami akan menjadi cerita yang baik dalam sejarah balap motor," kata Biaggi. 

"Mungkin di masa depan kita akan berbincang sambil minum anggur, sambil menertawakan masa lalu kita," pungkas 'Roman Emperor' julukannya. 

Baca Juga: Hasil FP2 Moto3 Styria 2021 - Pembalap Tim Malaysia Mendominasi, Andi Gilang Kesulitan

Bahkan Valentino Rossi pun mengaku senang mendapatkan ucapan selamat dari Max Biaggi, seolah sudah melupakan rivalitas ketat mereka. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Max Biaggi (@maxbiaggiofficial)