Pedas, Bos Honda Sindir Ducati Tidak Akan Juara Dunia Lagi Setelah Casey Stoner

Didit Abdillah - Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:45 WIB

Ducati Lenovo Team 2021 (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Ducati kembali bersaing untuk perebutan gelar juara dunia tahun ini dengan salah satu pembalapnya, Francesco Bagnaia. 

Namun sejak awal MotoGP 2021, Francesco Bagnaia bukanlah kontender utama dari Ducati yang coba bersaing untuk puncak klasemen.

Pembalap pertama yang ketat bersaing di dua teratas adalah Johann Zarco dari tim satelitnya, Pramac Racing.

Johann Zarco dan Francesco Bagnaia tidak ada yang bisa menggeser Fabio Quartararo dari puncak klasemen.

Bahkan kans Francesco Bagnaia untuk juara dunia tahun ini pun terbilang sedikit karena MotoGP Emilia Romagna nanti, ia butuh podium dan finish di depan Fabio Quartararo.

Alhasil bisa membuka persaingan gelar juara berlanjut ke Portugal, bahkan bisa jadi sampai seri terakhir di MotoGP Valencia.

Manajer Repsol Honda Team, Alberto Puig pun berprediksi kalau Ducati tidak akan jadi juara dunia MotoGP 2021.

"Ducati tidak akan jadi juara dunia lagi setelah Casey Stoner di tahun 2007, mereka kuat, hanya saja tidak konsisten," tutur Alberto Puig.

Baca Juga: Waduh, Dua Pabrikan Lain MotoGP Kirim Tawaran Kontrak ke Fabio Quartararo, Kok Yamaha MotoGP Belum Perpanjang

Baca Juga: Sedih, Bos Ducati Prihatin Lihat Kondisi Valentino Rossi di MotoGP 2021

"Mereka sudah kalah dari Yamaha, Honda, dan Suzuki, sehingga memang kans untuk juara sangat sedikit," lanjutnya dilansir dari Tuttomotoriweb. 

Alberto Puig tidak memungkiri kalau Ducati sangat andal dalam menemukan sebuah teknologi baru, sehingga motornya sangat kencang. 

Hanya saja tidak punya cara dalam menemukan pembalap muda berbakat karena tidak ada pembibitan yang jelas. 

Honda punya langkah yang jelas untuk ke MotoGP, Yamaha punya banyak pembalap dan tim yang bekerjasama dengannya. 

Baca Juga: Ramai Berita Presiden Jokowi Siap Jajal Sirkuit Mandalika Dengan Motor Custom Baru

Termasuk KTM yang sangat juara dalam menemukan pembalap muda berbakat, sehingga ia kerap kalah dalam kualitas pembalap.