Gagal di Kategori Pembalap, Ducati Fokus Incar Juara Dunia Konstruktor dan Tim di MotoGP 2021

Nur Pramudito - Minggu, 31 Oktober 2021 | 07:10 WIB

Setelah gagal jadi juara dunia pembalap, masih ada dua gelar lagi yang bisa disabet Ducati di MotoGP 2021 (Nur Pramudito - )

 

OtoRace.id - Ducati masih belum dihinggapi keberuntungan hingga MotoGP 2021. Memiliki motor yang sangat kompetitif.

Pabrikan asal Bologna, Italia, ini lagi-lagi gagal mengantarkan pembalapnya jadi juara dunia.

Tentu belum lekang dalam ingatan bagaimana Ducati yang superior tidak mampu membuat Andrea Dovizioso jadi juara dunia 2017, 2018, dan 2019.

Di tiga musim tersebut, Andrea Dovizioso selalu menjadi runner up lantaran kalah terus dari Marc Marquez.

Baca Juga: Sangar! Usai Segel Gelar Juara MotoGP 2021, Fabio Quartararo Ajukan Permitaan Khusus kepada Yamaha

Cerita sama berulang pada MotoGP 2021, Ducati yang memiliki paket motor hebat tak mampu membawa Francesco Bagnaia juara dunia.

Ia harus rela melepaskan titel juara dunia ke pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo usai jatuh pada MotoGP Emilia Romagna, akhir pekan lalu.

Setelah gagal membawa Francesco Bagnaia juara dunia, Ducati sudah move on dan mengincar gelar juara dunia konstruktor dan tim.

Di klasemen konstruktor, Ducati untuk sementara memimpin dengan koleksi 307 poin, unggul 12 poin atas Yamaha.

Baca Juga: Tampil Kurang Kompetitif di MotoGP 2021, Alex Rins Salahkan Motor Suzuki

 

Sedangkan di klasemen tim, Ducati Lenovo Team masih berada di peringkat kedua dengan 351 angka.

Posisi teratas masih ditempati Monster Energy Yamaha MotoGP dengan 364 poin.

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti menyatakan terima kasihnya kepada pembalap Avintia Esponsorama, Enea Bastianini.

Pada balapan di Sirkuit Misano, Enea Bastianini finis keempat saat dua pembalap tim pabrikan Ducati terjatuh.

Dengan begitu, Ducati mendapat tambahan 13 poin sehingga mempertahankan posisi di puncak klasemen konstruktor.

Baca Juga: Performa Makin Meningkat, Maverick Vinales Malah Mengaku Belum Klik dengan Motor Aprilia

"Kami telah mencetak poin dengan pabrikan dengan lima pembalap, terima kasih Enea Bastianini karena berkat dia, Ducati dapat poin," ucap Ciabatti dikutip OtoRace.id dari Speedweek.

Musim lalu, Ducati berhasil meraih gelar juara dunia konstruktor dengan 221 poin. Namun gagal jadi juara dunia tim.

Dengan dua balapan tersisa, Francesco Bagnaia dan Jack Miller diharapkan bisa memberikan segalanya agar Ducati mampu jadi juara dunia konstruktor maupun tim.

"Kami masih memimpin di konstruktor dan kami akan mencoba membawa pulang gelar itu lagi di musim ini," jelas Paolo Ciabatti .

"Kami memenangkan konstruktor tahun lalu dan ingin memenangkannya lagi musim ini," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)