Jorge Martin Bersinar di MotoGP 2021, Jack Miller Ngeri Kehilangan Tempat di Pabrikan Ducati

Nur Pramudito - Minggu, 5 Desember 2021 | 06:10 WIB

Jack Miller akui sedikit khawatir posisinya di tim pabrikan Ducati teracam lantaran Jorge Martin tampil bersinar di MotoGP 2021 (Nur Pramudito - )

OtoRace.id - Pabrikan Ducati memiliki pembalap-pembalap debutan yang gemilang di MotoGP 2021.

Hal itu jelas menjadi hal baik untuk Ducati, tapi tidak untuk Jack Miller yang merasa posisinya justru terancam.

Seperti diketahui, Ducati memiliki satu pembalap rookie yang bersinar di MotoGP 2021.

Pembalap tersebut adalah Jorge Martin yang berseragam Pramac Racing.

Baca Juga: Marc Marquez Akan Menjalani Operasi Mata Kedua, Belum Yakin Bisa Balap MotoGP 2022, Alberto Puig Pasrah

Jorge Martin berhasil mencatatkan empat kali podium dan satu kemenangan di MotoGP 2021 hingga menjadikannya sebagai rookie of the year.

Tentunya hasil tersebut sangat baik untuk pembalap rookie.

Sementara Jack Miller, memang kita tahu dia salah satu pembalap terbaik Ducati.

Namun selisihnya dengan Martin juga tidak terlalu jauh di MotoGP 2021.

Baca Juga: Valentino Rossi Sebut Sepuluh Tahun Terakhir Tanpa Penyesalan

Tercatat, pemabalap asal Australia itu meraih lima kali podium dan dua kali keluar sebagai pemenang.

Atas penampilan apik para rookie Ducati itu, Miller pun cukup kagum.

Bahkan dirinya mengatakan kalau peforma Martin dan Enea Bastianini membuatnya gugup.

Karena menurutnya, motor yang dimiliki Ducati yaitu Desmosedici tidak mudah untuk dikendalikan.

Baca Juga: Banyak Pembalap MotoGP dan WSBK Serbu Motor Ranch Valentino Rossi di Tavullia, Bertarung di 100 Km Dei Campioni

"Jorge Martin adalah pembalap yang sangat lengkap. Dan itu membuatku gugup," kata Miller, dikutip OtoRace.id dari Motosan.

"Motor Ducati tidak mudah dikendalikan. Dia memiliki karakternya sendiri. Semua rookie membuatku gugup karena mereka semakin cepat," terangnya.

"Jorge Martin melakukan pekerjaan yang hebat. Dia sangat profesional, tidak seperti saya ketika saya sampai di MotoGP," sambungnya.

Lebih lanjut, Miller kini mengerti apa yang dirasakan pendahulunya seperti Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci ketika masih di Ducati.

Baca Juga: Mario Aji Minta Gubernur Jatim Fasilitasi Para Pembalap Liar

Bahwa hadirnya pembalap rookie yang cepat dan ganas turut mempengaruhi sisi psikologis.

Meski begitu, Miller tetap menegaskan akan meningkatkan performanya di MotoGP 2022.

Itu semua demi mengamankan posisinya sebagai pembalap di tim pabrikan Ducati.

"Sekarang saya tahu bagaimana perasaan Dovi dan Petrucci ketika saya melewati mereka dulu," canda Miller.

"Perasaan yang tidak bagus, saya harap para pemula ini sedikit melambat. Tapi itu memotivasi saya untuk menjadi pembalap yang lebih baik," tambahnya.

Baca Juga: Ternyata Part Ini Komponen Paling Sering Diganti di Motor MotoGP

Tentunya Miller tetap harus waspada dengan para pembalap juniornya di Ducati.

Jika ia gagal menampilkan hasil baik di MotoGP 2022, maka bukan tidak mungkin rider asal Australia itu bakal digantikan oleh Ducati.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)