Bukan Mesin, Ternyata Inilah Komponen Terkuat di Motor MotoGP

Nur Pramudito - Jumat, 17 Desember 2021 | 07:05 WIB

keliru jika kamu berpikir mesin adalah komponen terkuat pada sebuah motor MotoGP (Nur Pramudito - )

OtoRace.id - Adalah hal yang keliru jika berpikir mesin adalah komponen terkuat pada sebuah motor MotoGP.

Komponen terkuat pada motor MotoGP adalah sistem pengereman, kok bisa?

Seperti dikutip dari situs Box Repsol, rem memiliki peranan utama untuk menghentikan laju motor MotoGP yang bisa melesat dengan kecepatan di atas 300 km/jam.

Oleh sebab itu, sistem pengereman MotoGP harus lebih kuat dibanding mesin.

Baca Juga: Dilarang Istri, Bos Yamaha Indonesia Berniat Berhenti Balap

Selama balapan berlangsung, bagian depan motor bekerja paling keras.

Sebab hampir semua pengereman dilakukan dengan roda depan dan bagian depan adalah titik di mana semua beban berkumpul.

Sistem pengereman di pentas balap pun terus berevolusi menyesuaikan perkembangan teknologi.

Jika dulu yang diandalkan rem cakram, dengan bahan baja, saat ini sudah banyak tim balap yang menggunakan material dari karbon.

Baca Juga: Demi Bangkit di MotoGP 2022, Joan Mir Rela Waktu Liburannya Terpangkas

Rem cakram karbon besutan Brembo itu disebut lebih ringan dan lebih kuat dari rem cakram baja.

Diameter rem cakram karbon berkisar 320 mm - 340 mm, dengan bobot antara 850 gram hingga 1.000 gram.

Untuk memastikannya bekerja optimal, sistem pengereman harus dijaga pada suhu tinggi, antara 200 dan 800 derajat Celcius.

Oleh sebab itu, rem jenis ini memang hanya cocok digunakan untuk ajang balap, dengan intensitas dan tingkat stres yang tinggi.

Termasuk juga, dalam kondisi balapan kering, lantaran kalau di wet race mengandalkan cakram baja.

Baca Juga: Waduh, Soal Motor Yamaha Untuk MotoGP 2022, Franco Morbidelli Beda Pendapat dengan Fabio Quartararo

Ada empat sirkuit yang sangat mengandalkan kemampuan rem cakram jenis karbon ini, yakni Motegi (Jepang), Sepang (Malaysia), Circuit de Barcelona-Catalunya (Spanyol), dan Red Bull Ring (Austria).

Keempat sirkuit tersebut memiliki karakter yang menuntut sistem pengereman yang kuat.

Saat sistem pengereman ini berkerja dalam performa optimalnya, bisa mengurangi laju motor MotoGP dari 320 km/jam menjadi kurang dari 100 km/jam, hanya dalam waktu sekitar lima detik.

Jadi sudah jelas jika rem adalah bagian paling kuat dari motor MotoGP.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)