Cedera Parah Usai Latihan Motor, Marc Marquez Punya Pesan Untuk Para Pembalap MotoGP

Nur Pramudito - Senin, 17 Januari 2022 | 19:06 WIB

Meski mengalami cedera parah, Marc Marquez berpesan para pembalap MotoGP dilarang kapok matihan motor off-road (Nur Pramudito - )

OtoRace.id - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tidak kapok menjalani latihan dengan motor-motor off-road, meski latihan ini berbahaya.

Hal ini bahkan disampaikan Marc Marquez usai dirundung cedera diplopia alias penglihatan ganda mata kanan akibat kecelakaan saat latihan enduro.

Saat itu, Marquez latihan dengan juara dunia enduro, Josep Garcia, pada akhir Oktober 2021.

Cedera ini sama persis dengan yang ia alami 10 tahun sebelumnya, akibat kecelakaan hebat di Moto2 Malaysia.

Bedanya, kala itu ia harus menjalani operasi, sementara kali ini dokter memutuskan memakai perawatan tanpa operasi.

Meski baik Honda, maupun Marquez dan dr. Sanchez Dalmau tak menjelaskan secara detail soal metode pemulihan yang diterapkan.

Marc Marquez tak boleh berlatih dengan motor apa pun selama tiga bulan dan baru dapat izin untuk latihan motocross lagi pada Senin (10/1/2022).

Twitter/HRC_motoGP
Kondisi penglihatan semakin membaik, Marc Marquez dapat lampu hijau untuk latihan mengendarai motor lagi

"Sejak momen pertama cedera itu datang, kami memang memakai pendekatan konservatif. Secara bertahap. Waktu akan memperbaiki segalanya," kata Marquez dikutip OtoRace.id dari Crash.net.

"Jika tidak, maka kami butuh operasi (seperti 2011). Namun, saat ini kami tak butuh operasi. Saya juga berharap hal ini tak terjadi pada mata saya yang satu lagi," kisah Marquez.

Baca Juga: Para Rival Patut Waspada, Marc Marquez Mulai Kembali Berlatih Kendarai Honda RC213V-S di Portimao

Meski begitu, Marquez sama sekali tak takut latihan motor off-road lagi seperti enduro dan motocross.

Ia merasa latihan macam ini sama berisikonya seperti latihan di trek aspal.

Menurutnya, seluruh pembalap MotoGP sama-sama paham bahwa latihan macam ini tetap dibutuhkan demi melatih konsentrasi dan fisik saat balapan.

"Off-road memang bahaya, tapi juga bahaya kalau latihan pakai CBR1000 di trek yang bukan sirkuit Grand Prix, di mana area run-off-nya kecil," ungkapnya.

"Anda memang harus tetap latihan walau selalu ada risiko. Jika duduk-duduk saja di sofa, Anda takkan ambil risiko apa pun," tambahnya.

"Anda bisa tetap balapan, namun takkan jadi rider terbaik di dunia," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)