Mengenal Masa Pakai Mesin Motor MotoGP Untuk Satu Musim

Eka Budhiansyah - Jumat, 27 Desember 2019 | 12:00 WIB

Mesin V4 Ducati Desmosedici di MotoGP (Eka Budhiansyah - )

OtoRace.id - Setiap tim di MotoGP memiliki batasan untuk jumlah mesin motor MotoGP yang akan dipakai dalam satu musim.

Standarnya, setiap tim hanya memiliki jatah 7 mesin dalam satu tahun yang bisa digunakan.

Namun untuk tim yang masuk dalam kategori konsesi, seperti Aprilia dan KTM, diperbolehkan menggunakan hingga 9 mesin.

Nantinya, jumlah mesin tersebut akan digunakan untuk dua motor yaitu motor utama dan motor cadangan.

(Baca Juga: Ini Alasan Teknologi Rem ABS Tidak Dipakai di Motor MotoGP)

Jadi, bisa dibilang tiap rider hanya akan mendapatkan 7 mesin saja, meski memiliki dua motor di paddock dalam waktu satu musim.

Dalam satu musim, seperti MotoGP 2019 yang memiliki 19 seri, maka mesin tersebut akan digunakan untuk keperluan; 57 sesi free practice (FP), 19-38 sesi kualifikasi, 19 sesi warm up dan 19 sesi race.

Satu seri MotoGP tiap sirkuitnya memiliki panjang bervariasi sekitar 3,6-5,9 km (sirkuit terpanjang yaitu Silverstone, Inggris).

Lalu dalam satu seri MotoGP, pembalap bisa melakukan 100-160 putaran (sejak sesi kualifikasi hingga race).

(Baca Juga: Sadis! Panas Cakram Motor MotoGP Ketika Balap Bisa Setara 8 Kali Air Mendidih)

(Baca Juga: Begini Pengereman dan Deselerasi Motor MotoGP di MotoGP Malaysia)

Dengan begitu, minimal pembalap akan menempuh jarak sekitar 12.000 km selama satu musim MotoGP.

Jadi, dengan jatah 7 mesin yang sudah disiapkan selama satu tahun, maka setidaknya 1 mesin hanya akan dipakai untuk 2.000 km saja.

Tetapi untuk tim yang masuk dalam kategori konsesi dan berhak memiliki 9 jatah mesin, maka setidaknya usia pakai mesin jadi bisa lebih maju, sekitar 1.500 km per mesin.

Jika mesin di tim kategori konsesi dan non konsesi ada yang jebol dan tidak bisa diperbaiki, maka mesin itu harus ditarik dan tidak bisa digunakan lagi, sehingga jatah mesin akan berkurang.

(Baca Juga: Begini Cara Kerja Sistem Elektronik yang Jadi Otak Motor MotoGP)