Segini Biaya Bikin Mesin Motor Balap Underbone di Bengkel Balap Ternama di Indonesia

Didit Abdillah - Rabu, 22 April 2020 | 15:33 WIB

Biaya riset motor underbone untuk Kejurnas Motorprix dan OnePrix berkisar Rp 40 juta hanya untuk sektor mesin (Didit Abdillah - )

Baca Juga: Marc Marquez Enggak Dianggap, Ini Tiga Rival Terberat Valentino Rossi

Kisaran harga tersebut juga sama seperti bengkel-bengkel balap berbasis speed shop lainnya. 

Seperti Ultraspeed Racing (USR) dengan Racetech Performance di Daan Mogot, Jakbar milik Freddy Gautama.

Dan R59 Racing milik Ergus OEI yang berada di Ciputat, Tangsel. 

Di USR, untuk Underbone spesifikasi Expert dan Novice juga berkisar Rp 37 juta, hanya saja harga segitu belum termasuk ECU. 

"Kalau pakai ECU aRacer bisa berkisar Rp 40 jutaan," kata Freddy Gautama. 

DAB/OtoRace
Rata-rata biaya untuk riset mesin kelas Expert dan Novice di Kejurnas Motorprix dan OnePrix adalah Rp 40 juta

Baca Juga: Kisah Valentino Rossi Sebagai Pelopor Selebrasi Unik MotoGP

Sedangkan di R59 Racing juga Rp 40 juta jika sudah menggunakan ECU aRacer yang memang sering dipakai di Kejurnas Motorprix dan OnePrix. 

Setelah mesin selesai diracik di bengkel, juga selesai dengan maping ECU, motor akan dicoba di sirkuit dengan perwakilan tim dan perwakilan bengkel. 

"Jadi nanti saat tes di sirkuit, kita bisa tahu kekurangannya apa saja yang ada di motor," Ergus menjelaskan. 

Setelah mesin selesai diriset, tim akan menambah beberapa parts pendukung. 

Seperti bodi buta, foot step, pelek pilihan, dan juga speedometer.