Kenapa Sasis Baja Jadi 'Agama' Bagi KTM di MotoGP, Apa Keuntungannya?

Eka Budhiansyah - Senin, 31 Agustus 2020 | 17:19 WIB

KTM aplikasi sasis baja di KTM RC16 (Eka Budhiansyah - )

OtoRace.id - KTM terkenal dengan pabrikan motor yang menggunakan sasis baja tubular di ajang MotoGP.

Seolah, pabrikan motor asal Austria ini tidak tergoda untuk menggunakan sasis berbahan alumunium alias deltabox layaknya pabrikan motor lain di MotoGP.

Sebenarnya, tidak hanya di kelas MotoGP saja, tapi KTM mengaplikasi sasis baja tubular juga untuk motor di kelas Moto2 dan Moto3.

Menjadi menarik, dengan kemenangan dua pembalap mereka yaitu Brad Binder di MotoGP Ceko 2020 dan Miguel Oliveira di MotoGP Stiria 2020 seolah  menjawab bahwa sasis baja tubular juga bisa juara melawan sasis deltabox.

Baca Juga: Sempat Disebut Gila, Kini Johann Zarco Puji Valentino Rossi. Ada Apa?

"Sasis baja adalah agama bagi kami," ungkap Stefan Pierer selaku Bos KTM dilansir OtoRace.id dari Speedweek.com.

Memang, sejak debutnya di MotoGP 2017 KTM baru merasakan kemenangan pertamanya di musim MotoGP 2020.

"Kami adalah pemimpin pasar dunia dalam bidang ini. Kami memiliki lebih banyak pengetahuan teknologi dalam sasis baja daripada pabrikan lain," tambahnya.

"Dan, kami telah menunjukkannya di Moto3 dan Moto2 bahwa konsep ini bisa sukses. Kami juga akan membuktikannya di MotoGP," lanjut Pierer.