Ini 5 Pembalap Hebat Tanpa Gelar Juara Dunia MotoGP di Era 4-Tak

Didit Abdillah - Jumat, 25 Desember 2020 | 12:47 WIB

Capaian terbaik Dani Pedrosa di MotoGP adalah tiga kali menjadi runner-up di tahun 2007, 2010 dan 2012 (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Dalam ajang MotoGP 20 tahun terakhir memang tidak banyak pembalap mencetak juara dunia. 

Sebab selama dua dekade hanya 6 nama yang berhasil menjadi juara dunia, bahkan 14 musim hanya dimiliki oleh nama Valentino Rossi dan Marc Marquez. 

Sedangkan 4 nama lainnya adalah Casey Stoner, Nicky Hayden, Jorge Lorenzo, dan Joan Mir. 

Banyak dari para rival-rival keenam pembalap tersebut hanya berakhir sebagai runner-up atau finish di peringkat ketiga saja. 

Baca Juga: Merayakan Hari Natal, Marc Marquez Kok Pakai Penopang Lengan Lagi?

Bahkan mereka belum pernah mencicipi gelar juara dunia di kelas para raja, meskipun jadi pembalap yang sangat kompetitif sampai pensiun. 

Ini lah mereka, pembalap MotoGP tanpa mahkota. 

Andrea Dovizioso

MotoGP.com
Andrea Dovizioso

Sejak debut di MotoGP pada tahun 2008, jelas banyak momen naik-turun bagi Andrea Dovizioso dalam kariernya. 

Meski musim-musim terbaiknya adalah saat ia bergabung dengan Ducati Team pada 2013-2020 dan memutuskan untuk sabatikal atau vakum sementara di MotoGP 2021. 

Sebagai pembalap yang membantu Ducati dalam riset, tahun terbaik dari Andrea Dovizioso adalah 2017-2019 kala ia menjadi runner-up dan selalu dikalahkan Marc Marquez untuk gelar juara dunia. 

Sampai akhirnya memutuskan untuk sabatikal dan belum tahu kapan akan balapan kembali, Andrea Dovizioso belum pernah menjadi juara dunia MotoGP

Hanya gelar juara dunia GP125 2004 yang pernah dikantongi pembalap Italia tersebut. 

Baca Juga: Sabatikal Dari MotoGP, Andrea Dovizioso: Saya Rasa, Saya Akan Cepat Dilupakan

Baca Juga: Terpilih Jadi Ketua IMI, Bambang Soesatyo Ajukan Lokasi Baru Untuk Formula E Jakarta

Loris Capirossi

MotoGP.coms
Loris Capirossi menjalani masa terbaiknya bersama Ducati di MotoGP 2006.

Terjun ke kancah balap dunia pada tahun 1990 di kelas GP125, karier Loris Capirossi memang sangat menjanjikan. 

Ia langsung menjadi juara dunia di tahun pertamanya, disusul kembali jadi juara dunia GP125 pada tahun 1991. 

Kariernya yang gemilang di kelas seperdelapan liter, ia langsung diajak naik ke kelas GP250, namun tidak begitu impresif pada debutnya. 

Masa adaptasi yang tidak begitu baik dirasakan oleh Loris Capirossi, namun pada tahun 1993 dan 1994, pembalap yang kini masuk ke direksi keamanan FIM itu tembus tiga besar di GP250. 

Bolak-balik dari GP500 dan GP250 membuatnya jadi juara dunia di kelas seperempat liter pada tahun 1998 bersama Aprilia. 

Baca Juga: Dirumorkan Melakukan Pelecehan Seksual, Nikita Mazepin Tetap Dipertahankan HAAS Untuk F1 2021

Namun tetap saja saat naik ke GP500 dan MotoGP, ia tidak bisa menjadi juara dunia. 

Pencapaian terbaik Loris Capirossi di kelas tertinggi adalah finish di peringkat ketiga tahun 2006. 

Max Biaggi

Max Biaggi

Pembalap yang selamanya akan dikenang sebagai rival ketat Valentino Rossi ini juga tidak pernah menjadi juara dunia GP500 atau MotoGP. 

Empat gelar juara dunia beruntun GP250 pada 1994-1997 membuatnya jadi debutan menjanjikan saat naik ke GP500 tahun 1998 sebagai runner-up

Sampai berhenti dari MotoGP pada tahun 2005, Max Biaggi selalu finish di lima besar. 

Pencapaian yang patut diapresiasi saat banyak pembalap debutan baru yang sangat bersinar kala itu, salah satunya Valentino Rossi. 

Bersama Honda dan Yamaha, pembalap berjuluk 'Roman Emperror' itu emang selalu menjadi kuda hitam di setiap balapan. 

Baca Juga: Profil Bo Bendsneyder yang Direkrut Pertamina Mandalika SAG Team dan Geser Dimas Ekky Pratama

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

 

Baca Juga: Marc Marquez Dikabarkan Mengalami Masalah Pada Saraf Radial. Apa Dampaknya?

Sete Gibernau

Sete Gibernau

Jika membahas rival dekat Valentino Rossi selain Max Biaggi, maka satu nama lagi adalah Sete Gibernau. 

Ia adalah pembalap Spanyol pertama yang bersitegang dengan Valentino Rossi bahkan sampai disumpah oleh The Doctor. 

Saat itu ia disebut tidak akan ada pembalap Spanyol yang juara dunia, bahkan finish di depan Rossi. 

Benar saja, sampai akhir karier MotoGP Sete Gibernau di tahun 2006, ia benar-benar tidak pernah menjadi juara dunia. 

Bahkan tidak menang di depan Valentino Rossi. Sepanjang kariernya, Sete Gibernau tidak pernah menjadi juara dunia, tetapi dua kali jadi runner-up

Baca Juga: Piere Gasly Sebut Dirinya Layak Disamakan Oleh Max Verstappen

Dani Pedrosa

Dani Pedrosa

Jelas ini adalah pembalap tanpa gelar juara dunia MotoGP yang sepertinya menjadi favorit netizen. 

"You Don't Like Him, But Can't Hate Him." begitulah hate and relationship Dani Pedrosa dengan para penggemar MotoGP. 

Sejak debut di MotoGP 2006, Dani Pedrosa sudah enam kali meraih tiga besar dan beberapa kali jadi kontender juara dunia. 

Bahkan ia masuk Fantastic Four bersama Valentino Rossi, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo. 

Meskipun hanya Dani Pedrosa yang tidak pernah menjadi juara dunia di antaranya. 

Sampai di 2018, ia mengalami high side parah dan membuat kariernya hancur dan kini menjalani peran sebagai test rider KTM. 

Masukannya kepada pabrikan asal Austria itu, membuat KTM sangat kompetitif di musim 2020. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Otorace (@otorace.1d)