Jarang yang Tahu, Ini Bahan Bakar yang Digunakan Motor MotoGP

Nur Pramudito - Minggu, 28 Februari 2021 | 18:17 WIB

Sudah tahu belum, apa jenis bahan bakar yang dipakai di motor MotoGP, apakah memakai jenis bahan bakar khusus, atau ketentuan lainnya. (Nur Pramudito - )

OtoRace.id - Penasaran bahan bakar jenis apa yang dipakai tim-tim MotoGP untuk menggeber motornya sampai ratusan km per jam?

Untuk memahami lebih dalam, harus paham aturannya dulu sob.

Aturan bahan bakar yang dipakai di masing-masing kelas Moto3, Moto2 dan MotoGP berbeda sob.

Sebagaimana bagian-bagian lain dalam balapan MotoGP, penggunaan bahan bakar juga diatur dengan detil dan tegas oleh Dorna Sports sebagai pihak penyelenggara MotoGP.

Baca Juga: Flashback! Momen Saat Isi Bahan Bakar di Pit Stop F1 Membuat Orang-orang Berlarian

Pada kelas MotoGP Dorna Sports membebaskan setiap tim memilih suplier bahan bakar, namun semua harus sesuai dengan ketentuan FIM dan dites beberapa hari sebelum dipakai pada raceday.

Satu hal yang pasti, bahan bakar MotoGP wajib bebas timbal.

Federasi Balap Motor Internasional (FIM) dan Dorna Sports ternyata tidak menuntut digunakan bahan bakar dengan nilai oktan (RON) tinggi untuk dipakai setiap tim.

Hanya saja, ditetapkan kalau kisaran RON-nya berada di angka 95 sampai 102.

Baca Juga: Ternyata Tangki Motor MotoGP Beda Jauh dengan Motor Sport Umumnya

Nilai itu bisa dibilang tidak terlalu tinggi, karena masih ada nilai oktan yang lebih tinggi lagi.

Nah, ada syarat dan kebutuhan lain yang harus dipenuhi untuk sebuah bahan bakar dipakai tim-tim MotoGP.

Misalnya, bahan bakar yang dipakai harus lulus standarisasi ISO 5164.

Selain itu Dorna Sports dan FIM juga memberi batasan jumlah sulfur, oksigen, nitrogen, titik didih, jumlah residu, stabilitas oksidasi dan beragam atribut lainnya untuk setiap bahan bakar yang dipakai.

Baca Juga: Ternyata Segini Konsumsi BBM Motor MotoGP, Lima Kali Lebih Boros dari Kawasaki Ninja 250

soal pengisian bahan bakar MotoGP juga kena aturan ketat.

Dorna Sports melarang seluruh tim mengisi bahan bakar seenaknya.

Pengisian tanki bahan bakar hanya boleh dilakukan sebelum balapan dimulai, itupun bahan bakarnya harus sudah lolos pemeriksaan oleh tim teknis.

Setiap tim juga tidak diizinkan menambah atau mengurangi bahan bakar selama balapan.

Baca Juga: Bukan Gaya-gayaan, Ini Alasan Tangki Motor Balap MotoGP Diselimuti Sebelum Balapan

Dorna Sports juga membatasi jumlah bahan bakar yang boleh dibawa masing-masing motor pada setiap balapan.

Pada kelas MotoGP angkanya dibatasi hanya 22 liter.

Terkait tanki bahan bakar wajib menggunakan material anti bocor/rembes.

Ini untuk memastikan bahan bakar masih berada dalam tempatnya bahkan saat motor mengalami crash dalam kecepatan tinggi.

Baca Juga: Ternyata Begini Bro Tangki Motor MotoGP, Beda Ya Sama Motor Biasa

Tak hanya itu, untuk alasan keamanan dan keselamatan, handlebar motor juga wajib berjarak minimal 30 mm dengan tanki saat dalam posisi berbelok penuh.

Dorna Sports dan FIM membebaskan setiap tim memilih suplier bahan bakar yang akan mereka gunakan.

Repsol Honda memakai bahan bakar Repsol, sementara Ducati sudah sejak awal terjun di MotoGP memakai Shell.

Untuk kelas Moto2 dan Moto3 semua tim menggunakan satu merek, mulai tahun 2020 Petronas menjadi penyedia tunggal bahan bakar dua kelas tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)