Dilema, Negaranya Penyebab Perang, Pembalap Rusia Nikita Mazepin Kini Terancam Didepak dari F1

Didit Abdillah - Sabtu, 26 Februari 2022 | 07:54 WIB

Masa depan pembalap F1 asal Rusia, Nikita Mazepin kini sedang terancam didepan karena perang yang berkecamuk di Ukraina. (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Penyerangan yang dilakukan milter Rusia di berbagai kota di Ukraina kini kian berkecamuk. 

Perang ini disebut-sebut sebagai pemicu perang dunia ketiga dan berdampak pada berbagai sistem pemerintahan sampai ke aspek olahraga. 

Rusia yang memulai peperangan punya keterlibatan di F1, seperti menggelar F1 Rusia, perusahaan besar yang jadi sponsor, juga pembalap yang ikut serta. 

Beberapa pembalap sudah menyatakan tidak akan balapan F1 Rusia di sirkuit Sochi seperti Sebastian Vettel dan Max Verstappen. 

Lalu juga nasib pembalap Rusia, Nikita Mazepin yang kini sedang dipertanyakan akan didepak atau dipertahankan. 

HAAS F1 Team punya sikap yang keras terhadap Rusia dalam peperangan ini dan hal tersebut ditunjukkan saat tes pramusim di Barcelona, Spanyol (24-26/2). 

Perusahaan pupuk kimia asal Rusia, Uralkali yang menjadi sponsor HAAS F1 Team kini tak terlihat lagi produknya di HAAS VF-22 saat tes. 

Guenther Steiner, Pimpinan HAAS F1 Team memerintahkan semua tulisan Uralkali dilepas pada mobil dan juga truk pengangkut. 

Pun dengan motif bendera Rusia di sayap depan VF-22 yang dihapuskan pada hari kedua dan ketiga tes. 

Baca Juga: Bermimpi Seperti Valentino Rossi, Franccesco Bagnaia Berharap Punya Banyak Penggemar

"Kami menunjukkan ekspresi yang keras terhadap peperangan yang mengorbankan banyak jiwa ini. Kami tak masalah kekurangan masalah finansial," tutur Guenther Steiner dilansir dari Planet F1. 

"Apalagi peperangan ini melibatkan pemerintahan juga yang bisa saja berdampak pada aspek," lanjutnya. 

"Pembalap Rusia di tim kami, Nikita Mazepin pun bisa saja masa depannya terancam karena pelarangan balap di berbagai negara," Guenther Steiner menambahkan. 

"Ada kemungkinan ia akan sulit masuk berbagai negara atau bahkan ada keputusan dilarang balap setahun," pungkasnya. 

Kini FIA dan Liberty Media sedang membahas kepastian jadwal balap F1 Rusia yang awalnya dijadwalkan (25/9). 

F1 Rusia kini sedang ditunda dan jika batal digelar, maka akan dipindahkan ke Inggris. 

Baca Juga: Jelang MotoGP Indonesia 2022, Tribun Sirkuit Mandalika Gunakan Warna Mencolok