Francesco Bagnaia Sebut MotoGP Spanyol 2022 Jadi Titik Balik Performanya

Didit Abdillah - Kamis, 28 April 2022 | 05:06 WIB

Francesco Bagnaia tak pandang pesimis MotoGP Spanyol 2022. Wajib berikan podium pertamanya musim ini dan sebuah pembuktian. (Didit Abdillah - )

OtoRace.id - Sebagai runner-up MotoGP 2021, Francesco Bagnaia tidak memiliki hasil balap yang sepadan dengan kepercayaan Ducati Corse padanya. 

Padahal Francesco Bagnaia sudah mendapatkan perpanjang kontrak sampai 2024 untuk tetap berseragam Ducati Lenovo Team.

Namun satu podium pun belum dipersembahkan Francesco Bagnaia di musim ini, meskipun ia mengaku ada kesulitan dengan Ducati. 

Menuju MotoGP Spanyol 2022 di sirkuit Jerez pekan ini (1/5), Francesco Bagnaia menilai akan ada titik balik bagi performanya. 

Seyakin itu pembalap yang biasa disapa Pecco ini meraih podium usai hasil kurang memuaskan yang ia raih di Portugal. 

"Usai terjatuh saat di Portugal, saya cukup kesulitan dalam berkendara agresif, sehingga sangat menguras tenaga di Portimao," tutur Pecco dilansir dari Tuttomotoriweb. 

"Jerez adalah sirkuit yang memiliki beragam karakter, tetapi tidak membutuhkan kekuatan fisik yang tinggi," lanjutnya. 

"Kemampuan saya untuk terus beradaptasi dengan Desmosedici GP22 semakin baik, saatnya meraih podium di Jerez," Pecco menambahkan. 

Pembalap 25 tahun itu harus membuktikan kepada Ducati Lenovo Team kalau mereka tidak salah dalam memperpanjang kontrak pembalap. 

Baca Juga: Tiket Formula E Jakarta 2022 Dijual Mulai Rp 250 Ribu Hingga Rp 10 Juta, Ini Fasilitas yang Didapat Penonton

Lantaran rekan setimnya, Jack Miller sudah meraih satu podium padahal ia nyaris di depan dari skuat Ducati untuk tahun depan. 

Jack Miller juga lebih sering bersaing di tiga besar meski beberapa kali merosot di penghujung balap atau melakukan kesalahan seperti di Portugal lalu. 

"Saya dan Jack tahu kalau Desmosedici GP22 ini punya potensi yang jauh lebih baik daripada versi tahun lalu," kata Bagnaia. 

"Hanya saja kami belum mengetahui dengan cara apa untuk bisa menjinakannya, jangan sampai di paruh musim kedua kami baru kompetitif," tambahnya. 

Berkaca pada tahun lalu pun Bagnaia baru mulai kompetitif pada paruh musim kedua dan mulai mengejar Fabio Quartararo di puncak klasemen. 

Baca Juga: Marc Marquez Sebut Honda hanya Bersaing Dengan Honda, Pesimis di MotoGP Spanyol 2022