Cedera Arm Pump di MotoGP Malaysia 2022, Joan Mir Siap Naik Meja Operasi

Eka Budhiansyah - Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Joan Mir pertimbangkan operasi arm pump usai tes MotoPG Valencia 2022 (Eka Budhiansyah - )

OtoRace.id - Joan Mir terkena cedera arm pump di MotoGP Malaysia 2002 yang pentas di sirkuit Sepang pekan lalu.

Dengan cedera arm pump yang menimpa Joan Mir, akibatnya pembalap Suzuki Ecstar ini hanya berhasil finish di posisi 19.

Padahal sebelum cedera arm pump, Joan Mir tampil cukup gemilang dengan berada di grup depan MotoGP Malaysia 2022.

Untuk diketahui, arm pump merupakan kondisi otot dan saraf yang disebabkan oleh olahraga yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan kadang cacat pada otot lengan yang terdampak.

Secara medis, kondisi yang disebut arm pump ini dinamakan Chronic Exertional Compartment Syndrome.

Sebenarnya, arm pump merupakan salah satu cedera yang ditakuti oleh para pembalap MotoGP.

Namun dengan karakter sirkuit seperti Sepang yang memiliki beberapa titik pengereman ekstrem, arm pump bisa saja terjadi.

"Yah, sepertinya aku mengalami episode compartment syndrome, arm pump," ungkap Joan Mir dilansir OtoRace.id dari MotoGP.com.

Juara dunia MotoGP 2020 ini juga menegaskan kalau trek seperti Sepang bisa menimbulkan cedera arm pump karena trek ini cukup menuntut kekuatan lengan dalam pengereman keras.

Baca Juga: Murka, Aleix Espargaro Sebut Murid Valentino Rossi Ini Terus Lakukan Hal Bodoh di MotoGP 2022

Dengan kondisi lengan yang terkena arm pump, akibatnya performa calon rekan setim Marc Marquez di MotoGP 2023 ini pun menurun.

"Saya tidak bisa memahami tekanan (rem) yang saya lakukan dan saya kehilangan semua kekuatan di lengan kanan, dan itulah yang terjadi,” aku Joan Mir.

Menjadi wajar untuk rekan setim Alex Rins ini mendapatkan arm pum di MotoGP Malaysia 2022.

Pasalnya, Mir cukup lama absen dari balap MotoGP lantaran cedera retak pergelangan kaki usai highside crash mengerikan di MotoGP Austria 2022.

Akibat cedera tersebut, Joan Mir tak banyak melakukan aktivitas fisik dengan motor, baik itu latihan motocross, dirt track atau latihan dengan banyak motor lainnya.

"Pada bulan-bulan sebelumnya, saya tidak bisa berlatih bahkan dengan motor. Ini pasti mungkin membuat sedikit masalah," aku Mir lagi. 

Pembalap 25 tahun ini pun menyayangkan arm pump menjadi kendala untuk dirinya tampil baik untuk Suzuki.

Apalagi, dirinya berkata kalau di sirkuit Sepang ini Suzuki GSX-RR miliknya mampu tampil bagus tanpa mengalami penurunan performa dan grip ban belakang secara besar.

Sehingga, ada kemungkinan untuk dirinya tampil di podium atau setidaknya finish di posisi 5 besar.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Ungkap Kesan Pertarungan Dengan Enea Bastianini, Calon Rekan Setim di MotoGP 2023

"Yang membuat saya sedih adalah saya tidak melihatnya datang. Karena biasanya, kami berbicara dengan fisioterapis, bahwa saya selalu mengeluh sedikit tentang punggung atau leher, tetapi saya tidak pernah mengeluh tentang lengan," aku Joan Mir.

Selepas dari MotoGP Malaysia 2022, Mir ingin menemui dokter agar hal ini tak terjadi lagi di MotoGP Valencia 2022.

Apalagi MotoGP Valencia 2022 merupakan balap terakhir Joan Mir bersama Suzuki lantaran pabrikan berlogo S itu pamit dari MotoGP.

"Saya ingin menemui dokter untuk menghindari hal ini terjadi pada saya lagi, karena saya tidak bisa membiarkan hal ini terjadi pada saya lagi. Itu tidak bisa menjadi alasan untuk menyelesaikan akhir pekan seperti ini,” bilangnya.

Bahkan usai MotoGP Valencia 2022 dan juga tes MotoGP Valencia 2022 bersama Repsol Honda, Mir juga mempertimbangkan untuk naik ke meja operasi untuk menyelesaikan masalah arm pump ini.

"Ya. Ya. Dengan serius. Saya pikir itu bisa menjadi pilihan yang baik. Sejujurnya, jika Anda menggabungkan semuanya, dan kami memikirkan mengapa kami mengalami masalah ini, kami mengubah tuas depan di awal akhir pekan, karena saya menyarankannya," pungkas Joan Mir.

Baca Juga: Terungkap Gagal Tembus Podium, Alex Rins Dilanda Beberapa Masalah pada Balapan MotoGP Malaysia 2022

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Otorace (@otorace.1d)