Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ini Dia Cara Penggantian Motor MotoGP Jika Berbeda Kondisi Cuaca alias Flag to Flag

Eka Budhiansyah - Kamis, 27 Juni 2019 | 16:00 WIB
Setelah 2016, posisi motor untuk flag to flag dibuat lebih berjauhan
MotoGP
Setelah 2016, posisi motor untuk flag to flag dibuat lebih berjauhan

OtoRace.id - Pembalap MotoGP bisa melakukan penggantian motor di pit jika ketika balap mengalami perbedaan cuaca dari sebelumnya.

Bekennya disebut flag to flag dan biasanya akan dilakukan ketika balap dry race menjadi wet race atau sebaliknya.

Tetapi cara penggantiannya itu enggak bisa sembarang masuk ke pit lalu ganti motor.

Terbayang, jika ada 22 pembalap mengganti motor secara bersamaan pasti akan ricuh dengan segala aktifitasnya.

(Baca Juga: Ternyata Valentino Rossi Punya Pola 2 Tahun Sekali Menang di MotoGP Belanda. Bagaimana Tahun Ini?)

Maka itu, MotoGP menerapkan aturan khusus untuk prosedur flag to flag.

Jika bendera putih dikibarkan ketika dry race, maka race director memutuskan balap menjadi wet race.

Tim pun bisa saja menggunakan setingan balap kering untuk motor atau sebaliknya untuk motor pengganti, karena penyesuaian bisa dilakukan selama balap.

Dengan penggatian motor yang harus dilakukan di pit, motor pengganti sekarang ini diposisikan seolah membentuk segitiga yaitu bagian cover depan motor awal ketemu dengan buntut motor pengganti.

(Baca Juga: Saking Spesial, Murid Valentino Rossi Ini Sampai Bikin Tato Sirkuit Assen di Lengan)

Marc Marquez biasa melakukan loncatan ketika motor diposisikan bersebelahan demi menghemat waktu lebih cepat
Istimewa
Marc Marquez biasa melakukan loncatan ketika motor diposisikan bersebelahan demi menghemat waktu lebih cepat

Sebelum tahun 2017 posisi motor dibuat bersebelahan, sehingga pembalap bisa langsung loncat dari motor sebelumnya ke motor pengganti, seperti biasa dilakukan Marc Marquez.

Namun kini, hal itu dibuat menjadi berjarak, seperti disebut sebelumnya di atas.

Motor pengganti harus dalam kondisi hidup dengan posisi transmisi dalam keadaan netral.

Sebelum pembalap memulai riding dengan motor pengganti, pembalap harus menunggu tanda dibolehkan berjalan oleh kru tim.

(Baca Juga: Tikungan Sirkuit Assen Cuma Punya 10 Titik Pengereman dari 18 Tikungan, Apa Artinya?)

Sebab, kru tim harus bertanggung jawab dengan pelepasan mengenai traffic di pit lane, sehingga tidak terjadi tabrakan antara satu pembalap dengan pembalap lain.

Kru yang diperbolehkan untuk proses penggantian motor adalah 5 orang untuk satu pembalap.

Editor : Eka Budhiansyah

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa