Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tak Pernah Turun Balapan, Inilah Proyek Motor Rahasia Yamaha Buat Kalahkan Valentino Rossi dan Honda

Rezki Alif Pambudi - Kamis, 4 Juli 2019 | 18:15 WIB
Yamaha YZR500  tahun 2001
Yamahamotorsports.com
Yamaha YZR500 tahun 2001

OtoRace.id - Honda adalah penguasa ajang World GP yang sekarang disebut MotoGP pada era 1990-an sampai awal 2000-an.

Saat itu, Honda mendominasi MotoGP dengan motor NSR500 dengan banyak gelar juara bersama Mick Doohan sebagai salah satu pembalapnya.

Kemudian pada tahun 2000, Honda merekrut Valentino Rossi hingga jadi juara pada periode 2001 sampai 2003.

Valentino Rossi masih bisa sukses pada saat pergantian regulasi mesin dari 2-tak menjadi 4-tak setelah tahun 2001.

(Baca Juga: Andrea Dovizioso Merasa Tak Punya Kesempatan di MotoGP Jerman)

Motor NSR500 legendaris milik Honda saat itu identik dengan forward crankshaft, sedangkan Yamaha ada counter-rotating cranks yang arah putaran crank-nya berkebalikan dengan arah putaran roda.

Ternyata hal itu membuat beberapa masalah buat Yamaha terutama bagian depan ketika motor tiba-tiba kehilangan grip dan tergelincir di tikungan.

Arah putaran mesin yang berlawanan membuat efek gyroscopic yang ditimbulkan motor dari putaran roda berkurang.

Untuk bendung Valentino Rossi dan Honda, ternyata Yamaha pernah lakukan pengembangan motor rahasia.

(Baca Juga: Franco Morbidelli: Saya Punya Gaya Balap dan Kesialan Yang Sama Dengan Valentino Rossi)

Max Biaggi (kiri) dan Carlos Checa (kanan) tahun 2001
yamahamotogp
Max Biaggi (kiri) dan Carlos Checa (kanan) tahun 2001

Sekitar tahun 2000, dua pembalap mereka Carlos Checa dan Max Biaggi memulai proyek motor revolusioner untuk musim 2001.

Yamaha coba solusi teknis dengan meniru model forward crankshaft NSR500 milik Honda di tes rahasia di Brno saat itu.

"Kami sudah kehilangan terlalu banyak musim (saat itu,-red), jadi kami harus lakukan sesuatu," ungkap Masahiko Nakajima, bos Yamaha Motor Racing, dikutip GridOto.com dari Tuttomotoriweb.com.

Masahiko Nakajima
motogp.com
Masahiko Nakajima

Tes motor itu ternyata membawa banyak sekali jawaban mengenai masalah yang dialami oleh Yamaha pada waktu itu.

(Baca Juga: Ini Nih! Kalender Balapan Nasional dan Internasional 6-7 Juli 2019)

"Tes itu mengajari kita banyak sekali hal," ungkapnya.

Namun motor rahasia tersebut ternyata belum pernah ikut balapan satu Grand Prix pun.

Masahiko Nakajima memberi penjelasan mengapa demikian.

"Di sana ada beberapa aspek positif dan aspek negatif, tapi kami memutuskan bahwa akan bagus untuk lanjutkan proyek dimana kami lebih berpengalaman dari hal itu," ujarnya menjelaskan.

"Motor itu tidak berkembang banyak untuk temukan solusi baru," Nakajima menerangkan.

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : tuttomotoriweb.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa