Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP

Marc Marquez 'Diserang' Opini Bos dan Pembalap Ducati, Valentino Rossi Lebih Berbakat

Eka Budhiansyah - Selasa, 15 Oktober 2019 | 15:03 WIB
Valentino Rossi dan Marc Marquez ketika di sesi kualifikasi MotoGP Inggris 2019
MotoGP
Valentino Rossi dan Marc Marquez ketika di sesi kualifikasi MotoGP Inggris 2019

OtoRace.id - Andrea Dovizioso setuju dengan Bos Ducati ketika membandingkan dua pembalap hebat di MotoGP, Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Dilansir dari Speedweek.com, Claudio Domenicali selaku CEO Ducati Corse berkata kalau Marquez itu pembalap hebat, "Tentu saja dia adalah talenta hebat, tapi itu bukan bakat murni," ungkapnya.

"Menurut saya, dia (Marquez) bekerja jauh lebih serius dan menurut metode daripada kelihatannya," tambah Domenicali.

Menanggapi hal tersebut, Andrea Dovizioso selaku pembalap tim pabrikan Ducati (Mission Winnow Ducati) pun ikut bersuara.

(Baca Juga: MotoGP Jepang 2019 Pentas Siang Hari, Awas Terlewat! Ini Jadwalnya)

Memiliki pendapat senada, Dovizioso juga menilai Valentino Rossi lebih berbakat ketimbang Marc Marquez.

"Menurut saya, Vale lebih kepada 'bakat'," ujar Dovi dilansir OtoRace.id dari Speedweek.com.

"Dia banyak menganalisis dan bekerja, tetapi apa yang telah dia lakukan - dan apa yang dia lakukan, semua yang dia menangkan - lebih didasarkan pada bakat dan naluri bila dibandingkan dengan Marc," tambah Desmodovi.

Malah tidak hanya Andrea Dovizioso saja yang nampaknya setuju dengan Sang Bos, sebab Danilo Petrucci, rekan setim Dovi pun nampaknya memiliki pendapat yang serupa.

(Baca Juga: MotoGP Bakal Sepi Dengan Dominasi Kemenangan Marc Marquez? Ini Kata Dorna)

"Jika Anda melihatnya sekarang, dia mungkin bukan Valentino tahun 2002, tetapi jika Anda mengatakannya pada tahun 2002, ingatlah bahwa 17 tahun telah berlalu," kata Danilo Petrucci.

"Dia telah memenangkan Kejuaraan Dunia 2-tak 500 cc dan masih ada sekarang. Dia berjuang untuk naik podium di MotoGP hari ini - 18 tahun kemudian," tambah Petrucci.

Memang, The Doctor pun harus 'puasa' kemenangan lebih dari 800 hari setelah kemenangan terakhirnya di MotoGP Belanda 2017 lalu.

Kemenangan MotoGP di 2019 pun sebenarnya nyaris direngkuh di MotoGP Amerika 2019, namun sayangnya kemenangan di depan mata itu harus sirna diambil Alex Rins yang tampil lebih cepat darinya.

"Sulit menemukan atlet lain yang telah berada di puncak selama bertahun-tahun, dan di atas semua yang selalu berevolusi dan beradaptasi. Meskipun sudah 40 tahun, ia selalu up to date," sebut Petrucci yang juga rekan senegara Rossi.

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : speedweek.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa