Proses Pembangunan Sirkuit Mandalika Terus Dikebut, Pembebasan Lahan Gelontorkan Rp 16,9 Miliar!

Didit Abdillah - Sabtu, 3 Oktober 2020 | 21:15 WIB
Proses pengerjaan sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia 2021
Instagram/ITDC
Proses pengerjaan sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia 2021

OtoRace.id - Pembangunan sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia 2021 dipercepat oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). 

Bulan lalu sempat ada masalah dalam pembebasan lahan yang terbentur dengan pemilik lahan sebelumnya. 

Hal yang dipermasalahkan adalah nilai ganti yang disebut tidak sesuai dengan harga tanah yang akan dibeli. 

Padahal pihak lain yang sudah memberikan lahannya ke ITDC pun mendapatkan penggantian yang sama, sehingga membuat pembangunan sirkuit terbentur sementara. 

Hasil Superpole WSBK Prancis 2020: Pembalap BMW Eugene Laverty Sabet Pole, Jonathan Rea Amankan Baris Terdepan

Sampai akhirnya ITDC membawa ke Pengadilan Negeri Praya untuk menyelesaikan proses ganti rugi atau konsinyasi (penitipan uang ganti rugi). 

Proses konsinyasi ini telah sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2012. Untuk tahap pertama, telah didaftarkan dan disetorkan oleh pihak ITDC ke PN Praya

Guna dikonsinyasi kepada sembilan orang pemilik lahan sengketa atau enklave untuk tanah seluas 16,992 m2 dengan total dana sekitar Rp16,9 miliar. 

“Proses pembebasan lahan enclave terus kami upayakan dan kami optimis melalui konsinyasi ini proses akan selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan.

Kilas Balik Kenapa Dulu Valentino Rossi Tinggalkan Yamaha Untuk Ducati, Namun Kembali Lagi ke Yamaha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : itdc.co.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa