Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP

Bahaya! Teknik Slipstream di MotoGP Bisa Buat Mesin Jebol, Valentino Rossi Pernah Jadi Korban

Nur Pramudito - Senin, 21 Desember 2020 | 18:15 WIB
Teknik Slipstream yang sering digunakan pembalap MotoGP Ternyata bisa buat mesin jebol, ini penjelasannya
MotoGP.com
Teknik Slipstream yang sering digunakan pembalap MotoGP Ternyata bisa buat mesin jebol, ini penjelasannya

OtoRace.id - Berbagai teknik balap dilakukan para pembalap MotoGP untuk finis terdepan.

Sebab pembalap MotoGP merasa diuntungkan dengan menggunakan teknik tersebut.

Slipstream adalah teknik pembalap mengikuti pembalap di depannya dengan jarak sedekat mungkin.

Keuntungannya, pembalap yang membuntuti tidak menerima gaya negatif dari gesekan udara yang menghambat laju pembalap.

Baca Juga: Pedas! Sindiran Crew Chief Franco Morbidelli Untuk Para Pembalap Yamaha yang Suka Salahkan Motor

Walaupun juga bekerja saat menikung, slipstream paling efektif saat digunakan di trek lurus.

Saat di trek lurus, pembalap yang melakukan slipstream akan mendapat kecepatan lebih dan akan bisa menyalip pembalap di depannya ketika datang saatnya.

Saat balapan, slipstream dianggap biasa dan manuver yang normal.

Namun teknik slipstreaming tidak hanya menguntungkan.

Baca Juga: Punya Banyak 'Senior' di MotoGP, Luca Marini Sebut Bisa Lepas Dari Bayang-bayang Valentino Rossi

Sebab, pada momen tertentu, teknik slipstream bisa jadi bumerang bagi pembalap MotoGP.

Hal tersebut sempat dirasakan Valentino Rossi saat balapan di MotoGP Italia 2016 silam.

Sepeda motor Yamaha YZR M1 tunggangan Valentino Rossi berasap di MotoGP Italia 2016
GPOne.com
Sepeda motor Yamaha YZR M1 tunggangan Valentino Rossi berasap di MotoGP Italia 2016

Sepeda motor Yamaha YZR M1 tunggangan Valentino Rossi berasap di balapan yang digelar di sirkuit Mugello, Italia.

Kala itu, Valentino Rossi melakukan slipstream secara terus menerus mengikuti Jorge Lorenzo yang ada di depannya.

Baca Juga: Muncul di Acara Honda Racing Thanks Day, Andi Gilang Mengaku Kehilangan Motivasi Karena Hal Ini

Mesin Valentino Rossi tidak bisa mendapat pasokan udara secara maksimal, karena di situ tekanan udaranya rendah.

Proses pendinginan mesin pun tidak maksimal, selain udara yang masuk kotor karena bekas pembuangan motor di depan.

Penjelasan ini adalah satu dari sekian penjelasan lain mengapa motor Valenitnno Rossi mengeluarkan asap.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : MotoGP.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa