Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP Prancis 2022

Bos Michelin Beri Peringatan Agar Tim Tidak Mengakali Tekanan Angin Ban, Dampaknya Fatal!

Didit Abdillah - Kamis, 12 Mei 2022 | 17:00 WIB
Muncul isu kalau Ducati mengakali tekanan angin pada ban untuk mendapatkan daya cengkeram ban yang ideal. Bos Michelin beri peringatan.
MotoGP
Muncul isu kalau Ducati mengakali tekanan angin pada ban untuk mendapatkan daya cengkeram ban yang ideal. Bos Michelin beri peringatan.

OtoRace.id - Beredar isu kalau Ducati Lenovo Team melakukan kecurangan dengan mengakali tekanan angin. 

Pihak FIM menilai kalau tekanan angin yang digunakan pada Ducati Desmosedici GP22 milik tim pabrikan berada di bawah standar. 

Sedangkan pihak Ducati Corse menilai kalau tekanan angin ban mereka sudah sesuai, hanya saja alat ukur yang digunakan mereka dan FIM berbeda. 

Pihak Michelin selaku pemasok utama ban di MotoGP pun menilai tidak menganjurkan setiap tim memakai tekanan angin ban di bawah standar yang ditetapkan. 

"Kami sudah melakukan ujicoba pada setiap ban di berbagai kondisi baik basah, kecepatan tinggi, serta di suhu yang panas," papar Piero Taramasso, Direktur Olahraga Roda Dua Michelin. 

"Mengurangi tekanan angin pada ban tidak begitu saja memberikan keuntungan, harus ada data yang membuktikan," lanjutnya dulansir dari GP One. 

"Batas minimal tekanan angin yang kami berikan dan disetujui FIM adalah paling ideal, jika berbicara daya cengkeram ban," Taramasso menambahkan. 

"Apa yang dirasakan pada motor dan mobil jelas berbeda, karena daya cengkeram di roda dua jauh lebih minim, sehingga tekanan angin yang rendah bisa mengganggu performa motor," imbuhnya. 

Misalnya saat tekanan angin di bawah standar, permukaan ban yang menyentuh pada aspal memang akan lebih luas. 

Baca Juga: Jelang MotoGP Prancis 2022, Enea Bastianini Berharap Cuaca di Sirkuit Le Mans Bisa Bersahabat

Hanya saja juga berdampak pada bobot motor yang terasa lebih berat, butuh manuver agresif, sehingga berdampak pada gaya balap. 

"Apalagi tenaga yang dihasilkan di motor MotoGP juga jauh lebih besar, berbeda dengan di MotoE yang tenaganya tidak terlalu liar," papar Taramasso. 

"Sekarang kami harap setiap tim benar-benar mematuhi regulasi yang sudah kami siapkan kepada FIM," Taramasso menambahkan. 

"Semua karena dengan alasan keamanan dan menjaga level kompetisi tetap tinggi," tutupnya. 

Baca Juga: Tatap MotoGP Prancis 2022, Luca Marini Prediksi Balapan di Le Mans Bakal Berjalan Menarik

 

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : GPOne Italia

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa