Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bos Besar Ducati Peringatkan Enea Bastianini di MotoGP 2023, Boleh Lawan Francesco Bagnaia Tapi Harus Sportif

Nur Pramudito - Minggu, 25 Desember 2022 | 12:25 WIB
Bos Besar Ducati mengizinkan Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia berduel sengit tapi harus tetap sportif di MotoGP 2023
Kolase Ducati.com
Bos Besar Ducati mengizinkan Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia berduel sengit tapi harus tetap sportif di MotoGP 2023

OtoRace.id - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, memberi peringatan kepada Enea Bastianini yang satu tim dengan Francesco Bagnaia di MotoGP 2023.

Claudio Domenicali menyatakan bahwa pihaknya mengizinkan Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia berduel sengit di MotoGP 2023.

Tetapi Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia harus tetap sportif satu sama lain di MotoGP 2023.

Peringatan yang diberikan Claudio Domenicali ini bukan tanpa alasan.

Sebab, Enea Basitianini dan Francesco bagnaia ini beberapa kali bersaing sangat sengit pada musim 2022.

Bahkan, Bastianini sempat mendapat teguran dari para petinggi Ducati karena aksinya dinilai berisiko tinggi kepada Bagnaia yang sedang memperebutkan gelar dunia dengan Fabio Quartararo.

Claudio Domenicali pun tak mau hal ini terulang pada MotoGP 2023.

"Ketika seorang rider ambil langkah lain dan memikirkan apa yang harus dilakukan demi menang, perbedaan antara finis dengan gebrakan dan finis tanpanya sangat tipis," kata Domenicali dikutip OtoRace.id dari GPOne.

"Anda pasti ingin mereduksi risiko. Namun, bagi fans, lebih banyak aksi salip lebih baik. Kedua sudut pandang ini tidak salah," ujar Domenicali.

Baca Juga: Fokus Bersama Ducati, Alex Marquez Sudah Tidak Peduli dengan Masalah Honda di MotoGP 2023

Pria Italia ini menyebut, keputusan pihaknya meletakkan Bastianini di tim pabrikan adalah bukti bahwa Ducati benar-benar mengakui kehebatannya di lintasan.

Ia pun memaklumi jika Bastianini ingin meraih hasil yang tak kalah oke dari Bagnaia.

Tetapi menyebut Bastianini juga harus memikirkan kepentingan tim Ducati.

"Mempromosikan Enea adalah pengakuan untuk talentanya. Ia bersemangat membawa pulang hasil baik. Kami menggaetnya karena itu," sambungnya.

"Di lain sisi, memang sangat penting ada persaingan sengit di dalam tim, tetapi harus jujur dan fair," terangnya.

"Jadi, bakal penting menentukan aturan main dan bicara dengan kedua rider secara terbuka, sehingga mereka merasa dihormati," tutup Domenicali.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : GPOne.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa