Mengenal Konsep Fisika dalam Aerodinamika Motor dan Mobil Balap

Rezki Alif Pambudi - Selasa, 17 Maret 2020 | 07:00 WIB
Aero-fairing MotoGP
MotoGP
Aero-fairing MotoGP

OtoRace.id Aerodinamika menjadi faktor kedua yang menentukan besarnya kecepatan pada motor atau mobil balap di trek setelah mesin.

Aliran angin yang besar saat kendaraan melaju tak cuma menjadi penghambat, tapi dimanfaatkan untuk bisa melaju lebih cepat.

Bahkan saat ini aerodinamika sangat pesat perkembangannya di dunia balap, baik di F1 dan juga MotoGP.

Dalam ilmu fisika, aerodinamika merupakan bagian dari ilmu fluida dinamika.

Fluida dinamika ini membahas gerakan partikel yang bebas bergerak pada umumnya (misal: air, udara, dan plasma), jadi aerodinamika khusus untuk udara saja.

Pengaturan prinsip aerodinamika ini berhubungan dengan hukum Bernoulli.

(Baca Juga: Mantan Bos Tim Repsol Honda Heran Alex Marquez Cuma Dikontrak Setahun)

Ada rumus perinci dalam hukum Bernoulli ini, tapi kita ambil intinya saja, biar tidak terlalu pusing. hehe.

Hukum Bernoulli ini mengatakan, bahwa bertambahnya kecepatan aliran fluida akan menurunkan tekanan udara di aera tersebut.

Ilustrasi aliran udara
sciencelearn.org.nz
Ilustrasi aliran udara

Jadi jika kecepatan udara tinggi maka tekanan kecil, dan sebaliknya jika kecepatan udara rendah maka tekanan besar.

Tekanan ini akan sebanding dengan gaya yang beroperasi di suatu obyek.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : berbagai sumber

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa