Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP

Casey Stoner Jelaskan Penyebab Pembalap Sekarang Sulit Beradaptasi dengan Motor MotoGP

Nur Pramudito - Senin, 27 Desember 2021 | 18:01 WIB
Memiliki kemampuannya menyesuaikan diriCasey Stoner mampu meraih gelar juara pada musim debutnya membela tim pabrikan Ducati dan Honda
MotoGP
Memiliki kemampuannya menyesuaikan diriCasey Stoner mampu meraih gelar juara pada musim debutnya membela tim pabrikan Ducati dan Honda

OtoRace.id - Mantan pembalap MotoGP, Casey Stoner angkat bicara terhadap kesulitan para pembalap era modern untuk beradaptasi dengan kuda besi masing-masing.

Casey Stoner menilai pembalap MotoGP sekarang terlalu manja pada diri sendiri.

Dalam beberapa tahun terakhir, memang banyak pembalap yang berganti-ganti tim dengan harapan bisa tampil lebih kompetitif.

Sebut saja ada nama-nama besar seperti Jorge Lorenzo, Pol Espargaro, dan Maverick Vinales yang berpindah dari satu tim menuju tim lainnya.

Baca Juga: Dikabarkan Jadi Rekan Marc Marquez di MotoGP 2023, Ini Jawaban Fabio Quartararo

Sayang, performa mereka justru kurang bisa sesuai dengan ekspetasi.

Ketika ditanya soal kesulitan adaptasi pembalap MotoGP era modern, Casey Stoner mengatakan bahwa mereka semua terlalu manja pada diri sendiri.

Kebanyakan pembalap menuntut mekanik tim untuk mendesain motor yang sesuai dengan karakter dan gaya balap mereka.

Padahal harusnya, pembalaplah yang harus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kekuatan motor.

Baca Juga: Raul Fernandez Merasa Beruntung Dibantu Sosok Ini Jelang Debut di MotoGP 2022

"Banyak pembalap lebih suka melakukan banyak lap dan membangun feeling-nya," kata Stoner dikutip OtoRace.id dari Motorsport.

"Mereka menunggu itu sampai meningkat, sedangkan saya tidak pernah menginginkan hal tersebut," sambugnnya.

"Saya tahu bagaimana menjadi cepat dengan motor yang berbeda. Anda mencapai titik dengan cukup cepat, di mana Anda sekitar satu detik dari limit. Setelah itu, semua tentang penyetelan yang baik," tegasnya.

"Anda kemudian harus mencari tahu apa yang perlu Anda ubah. Itu adalah hal istimewa bagi saya," imbuhnya.

Baca Juga: Lebih Stres Kerja di MotoGP, Davide Brivio Putuskan Bertahan di F1

"Tidak seperti pembalap lain, saya lebih suka beradaptasi ketimbang membuat motor sesuai karakter saya," tutur Stoner.

"Banyak rider mengklaim motor tertentu tidak selaras dengan gaya mereka dan tak sesuai keinginan. Entah Anda dapat motor sesuai kebutuhan atau Anda melakukan apa yang diinginkan oleh motor," pungkasnya.

Stoner selalu berpandangan bahwa setiap motor memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jadi, menurutnya pembalap yang perlu menyatukan diri mereka dengan itu, bukan justru sebaliknya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : Motorsport

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa