Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP Qatar 2022

Begini Kondisi Jorge Martin Setelah Ditabrak Francesco Bagnaia di MotoGP Qatar 2022

Nur Pramudito - Senin, 7 Maret 2022 | 18:48 WIB
Jorge Martin sempat memiliki ketakutan tentang hidupnya setelah terlibat insiden Francesco Bagnaia di balapan MotoGP Qatar 2022
Twitter/JorgeMartin
Jorge Martin sempat memiliki ketakutan tentang hidupnya setelah terlibat insiden Francesco Bagnaia di balapan MotoGP Qatar 2022

OtoRace.id - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin mengungkapkan kondisinya setelah ditabrak Francesco Bagnaia di MotoGP Qatar 2022, Minggu (6/3/2022).

Jorge Martin membuat start yang buruk dari posisi pole position pada MotoGP Qatar 2022.

Hal itu membuatnya dengan cepat melorot ke urutan delapan pada lap pembuka MotoGP Qatar 2022.

Sementara di saat yang sama Francesco Bagnaia turun dari posisi kesembilan ke Posisi 16.

Francesco Bagnaia berhasil bangkit ke 10 besar di paruh balapan pembuka MotoGP 2022 tersebut

Pada lap 12, saa mencoba menyalip Francesco Bagnaia mengalami selip dan bagian depan motornya ikut membawa Jorge Martin jatuh.

Akibat insiden tersebut, kedua pembalap harus tersingkir lebih cepat dari race di MotoGP Qatar 2022.

Jorge Martin pun mengaku mendapat rasa sakit di tangan kanan dan khawatir dengan keselamatannya.

"Saya memiliki banyak rasa sakit di tangan kanan saya, jadi kami akan memeriksakannya di Barcelona," kata Martin dikutip Otorace.id dari Speedweek.

Baca Juga: Fabio Quartararo Blak-blakan Yamaha Memang Tak Akan Menang di MotoGP Qatar 2022

"Saya harap tidak ada yang patah dan kami bisa balapan dengan baik di Indonesia," sambung pembalap Spanyol itu.

"Sebenarnya, ini adalah pertama kalinya saya merasa takut tentang hidup saya karena saya melaju sangat cepat memasuki gravel di antara kedua motor," imbuhnya.

Sementara itu, Francesco Bagnaia segera meminta maaf setelah insiden tersebut.

Jorge Martin menerima permintaan maaf Bagnaia dan ia tidak marah dengan kecelakaan itu.

"Kecelakaan kadang terjadi, saya hanya kecewa karena kami tidak kompetitif," tambahnya.

"Saya mengharapkan dapat berjuang untuk podium atau bahkan kemenangan, namun kecepatannya tidak ada," ucap pembalap berjuluk Martinator.

"Saya bahkan tidak bisa menyalip Aprilia atau Suzuki, jadi saya tidak tahu persis mana yang menjadi kekuatan kami sekarang," jelasnya.

"Kami perlu memahami dengan baik dan mencoba untuk meningkatkan diri karena saya hanya bisa finis ketujuh atau kedelapan. Itu posisi maksimal di Qatar," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : Speedweek.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa