Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Francesco Bagnaia Ungkap Kesan Pertarungan Dengan Enea Bastianini, Calon Rekan Setim di MotoGP 2023

Eka Budhiansyah - Rabu, 26 Oktober 2022 | 12:00 WIB
Francesco Bagnaia alias Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini bertarung ketat di MotoGP Malaysia 2022
MotoGP
Francesco Bagnaia alias Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini bertarung ketat di MotoGP Malaysia 2022

OtoRace.id - Francesco Bagnaia bertarung ketat dengan Enea Bastianini di MotoGP Malaysia 2022 pekan lalu.

Baik Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini kerap melakukan serangan secara bergantian untuk memimpin jalannya balap MotoGP Malaysia 2022.

Bahkan, bisa dikatakan Francesco Bagnaia mengambil risiko besar ketika melawan Enea Bastini di sirkuit Sepang untuk kemenangan MotoGP Malaysia 2022.

Pasalnya, Francesco alias Pecco Bagnaia tengah bersaing dengan fabio Quartararo untuk perebutan gelar juara dunia MotoGP 2022.

Namun, seolah tanpa peduli akan hal tersebut, Enea Bastianini tetap melancarkan serangan keras untuk calon rekan setimnya di tahun depan tersebut.

Ya, Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini akan menjadi rekan setim di Ducati Lenovo alias tim pabrikan Ducati di MotoGP 2023.

Namun seolah, pertarungan antar keduanya sudah dimulai dari MotoGP 2022 dengan berberapa aksi duel ketat diantara keduanya.

Seperti di MotoGP Prancis, MotoGP Aragon, MotoGP San Marino, MotoGP Aragon dan tak kalah seru di MotoGP Malaysia 2022 ini.

Lagi-lagi, Bagnaia harus berjuang keras untuk mengambil alih posisi dari Bastianini dan akhirnya berhasil meraih kemenangan melalui pertarungan yang tak mudah tentunya.

Baca Juga: Murka, Aleix Espargaro Sebut Murid Valentino Rossi Ini Terus Lakukan Hal Bodoh di MotoGP 2022

Menanggapi pertarungan ketat dengan Enea Bastianini, Pecco Bagnaia punya kesan tersendiri.

Terutama ketika ditanya tentang persaingannya dengan Bastianini di MotoGP 2023, ketika keduanya berada dalam garasi yang sama.

"Ini tidak akan mudah, tapi kami harus berusaha untuk bekerja dengan baik. Yang pasti, itu berbeda dengan sekarang karena dia orang lain," jelas Pecco dilansir OtoRace.id dari MotoGP.com.

“Saya ingin mengatakan bahwa itu akan menjadi situasi yang berbeda karena dia orang lain dan saya pikir pada awalnya ketika Anda tiba di tim pabrik, Anda harus sedikit beradaptasi dengan pekerjaan dengan semua insinyur," tambah Pecco.

Memang, sebagai pembalap pabrikan, tugasnya tidak hanya sekadar balap dan berusaha untuk memenangkan lomba saja.

Tetapi sebagai seorang pembalap pabrikan, tentunya juga berperan untuk pengembangan motor untuk di tahun berikutnya.

Jadi, menurut Bagnaia, tentunya pertarungan di awal musim agak sulit terjadi.

"Mudah baginya di awal tes, tetapi kemudian di kejuaraan, itu akan sama," sahut murid Valentino Rossi ini.

"Seperti biasa, orang pertama yang ingin Anda kalahkan adalah rekan setim Anda. Akan seperti ini selama bertahun-tahun," pungkas Bagnaia yang tinggal selangkah menatap gelar juara dunia MotoGP 2022.

Baca Juga: Ducati Yakin Tidak Butuh Team Order Untuk Demi Francesco Bagnaia Kunci Gelar Juara di MotoGP Valencia 2022

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : MotoGP.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa