Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tidak Percaya Takhayul, Bos Ducati Berharap Francesco Bagnaia Pakai Nomor 1 di MotoGP 2023

Nur Pramudito - Jumat, 30 Desember 2022 | 12:01 WIB
Cuma takhayul, Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti berharap Francesco Bagnaia menggunakan nomor 1 di MotoGP 2023 mendatang
Ducati.com
Cuma takhayul, Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti berharap Francesco Bagnaia menggunakan nomor 1 di MotoGP 2023 mendatang

OtoRace.id - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, berharap Francesco Bagnaia menggunakan nomor 1 di MotoGP 2023.

Menurut Paolo Ciabatti, Francesco Bagnaia layak menggunakan nomor 1 di motor Ducati miliknya untuk mengarungi MotoGP 2023.

Menatap MotoGP 2023, Paolo Ciabatti mengatakan nomor 1 menegaskan kejayaan Francesco Bagnaia dan Ducati.

Namun penggunaan nomor 1 kerap dikaitkan dengan nasib buruk yang akan menimpa pembalap tersebut.

Pembalap nomor 1 selalu gagal mempertahankan gelar juaranya sejak terakhir kali terjadi pada tahun 1998 oleh Mick Doohan.

Selebihnya tak ada lagi pembalap yang berhasil mempertahankan gelar juara dengan menggunakan nomor 1.

Mendiang Nicky Hayden, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo menjadi kutukan penggunaan nomor keramat tersebut.

Meski begitu, Ciabatti justru menyebutkan bahwa angka 1 adalah sinyal yang jelas untuk menegaskan sebagai pembalap terbaik.

"Nomor 1 itu penting pastinya, karena itu adalah sinyal yang jelas. Nomor 1 adalah milik sang juara dunia," kata Ciabatti dikutip OtoRace.id dari Speedweek.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Bisa Saja Hengkang Gabung Pabrikan MotoGP Lain, Ducati Mulai Pantau Pembalap Ini

"Dari sudut pandang perusahaan, akan sangat menyenangkan jika pembalap kami memilih nomor 1," ungkapnya.

"Tetapi di sisi lain, kami memahami bahwa ada sedikit takhayul yang terlibat dan fakta bahwa saat ini para pembalap membangun citra dan merchandise di sekitar nomor mereka," tutur Ciabatti.

Belum ada lagi angka nomor 1 grid sejak Casey Stoner pada musim 2012.

Namun Ciabatti tetap memberi Bagnaia kebebasan untuk menggunakan angka berapa yang akan digunakannya.

"Seperti yang dikatakan Bagnaia, saya benar-benar berpikir bahwa nomor 1 sangat menarik baginya, karena itu adalah pernyataan yang kuat untuk pembalap dan pabrikan," ungkap Ciabatti.

"Tetapi di sisi lain, adalah keputusan yang sulit untuk melepaskan angka yang telah memberi Anda kebahagiaan," tuturnya.

"Tapi dia sudah pernah berganti nomor sebelumnya, dari 21 ke 42 ke 63. Dia memenangi gelar Moto2 dengan 42 dan gelar MotoGP tahun ini dengan 63," imbuhnya.

"Mungkin itu bisa sedikit membantunya dalam mengambil keputusan," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : Speedweek.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa