Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP 2023

Jadi Tumpuan di MotoGP, Yamaha Sangat Berharap Tak Akan Ditinggalkan Fabio Quartararo

Nur Pramudito - Senin, 9 Januari 2023 | 19:35 WIB
Jadi andalan di MotoGP, Yamaha sangat berharap tidak ditinggal Fabio Quartararo pindah ke pabrikan lain
MotoGP
Jadi andalan di MotoGP, Yamaha sangat berharap tidak ditinggal Fabio Quartararo pindah ke pabrikan lain

OtoRace.id - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis sangat berharap tidak ditinggalkan Fabio Quartararo di MotoGP.

Yamaha ingin kerja sama dengan Fabio Quartararo di MotoGP dapat bertahan lebih lama.

Bahkan, Yamaha yakin dapat kembali mengantar Fabio Quartararo jadi juara dunia MotoGP

Fabio Quartararo menjadi pembalap yang sangat diidamkan oleh hampir setiap tim di MotoGP.

Namun Monster Energy Yamaha akan berusaha kuat menahan Fabio Quartararo agar bertahan di tim mereka.

Tim pabrikan Iwata itu tak ingin ditinggalkan Fabio Quartararo mengingat pembalap asal Prancis tersebut memiliki bakat yang istimewa.

"Saya berharap dia akan tetap bersama Yamaha selama bertahun-tahun ke depan," kata Lin Jarvis dikutip OtoRace.id dari Motosan.

"Dan saya yakin dia memiliki potensi untuk menjadi juara dunia berkali-kali," ungkapnya.

Fabio Quartararo baru mencicipi empat musim di MotoGP sejak 2019 lalu.

Baca Juga: Keduanya Hebat di MotoGP, Bos Yamaha Ungkap Persamaan Fabio Quartararo dengan Valentino Rossi

Usianya masih 23 tahun, peluang Fabio Quartararo pindah tim selain Yamaha pun sangat terbuka.

Namun saat ini Yamaha menilai bahwa merekalah tempat yang paling nyaman dihuni Quartararo.

Apalagi, setelah musim yang bagai roaller coaster dijalani Fabio Quartararo bersama Yamaha pada 2020 dan 2022 lalu.

Situasinya saat itu hampir sama, Fabio Quartararo kuat di awal musim dan memimpin klasemen, namun kemudian perlahan menurun hingga gagal jadi juara dunia di dua musim itu.

Lin Jarvis yakin, di MotoGP 2023, pembalap berjulukan El Diablo itu juga akan mampu kembali bangkit lebih kuat.

"Kami benar-benar melihat langkah besar darinya, yang sejak akhir 2020 sebelum dia jadi juara dunia (2021)," kisah Lin Jarvis.

"Di jeda musim dingin itu dia benar-benar membuat perubahan mental dalam pendekatannya terhadap balapan," jelasnya.

"Dia menjadi orang yang lebih tenang dan rasional. Sedikit marah dan frustrasi tentu normal, dia masih memiliki itu," imbuhnya.

"Karena pembalap mana pun pasti punya kemarahan dan frustrasi demikian jika performa tak sesuai harapan. Tapi kemudian dia bisa mengendalikannya," pungkas Jarvis.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : Motosan.es

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa