Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP

Valentino Rossi dan Marc Marquez Terlibat Dalam Perdebatan Mencari Ahli Strategi Terbaik di MotoGP

Eka Budhiansyah - Jumat, 20 Desember 2019 | 12:00 WIB
Valentino Rossi dan Marc Marquez, terlibat dalam penentuan ahli strategi terbaik di MotoGP
MotoGP
Valentino Rossi dan Marc Marquez, terlibat dalam penentuan ahli strategi terbaik di MotoGP

OtoRace.id - Valentino Rossi dan Marc Marquez terlibat dalam perdebatan opini pembalap untuk menentukan siapa yang ahli strategi terbaik di MotoGP.

Tentunya, perdebatan ini melibatkan beberapa pembalap MotoGP itu sendiri sebagai pelakunya.

Marquez yang memenangkan 12 juara seri untuk meraih gelar juara dunia ke-8 tahun ini, tentu tidak terlepas dari strategi apik yang dimainkan olehnya.

Malah menurut Alberto Puig selaku tim Manajer Repsol Honda, Marc Marquez melakukan pekerjaan yang sempurna.

(Baca Juga: Marc Marquez Sebut Tiga Kesulitannya Untuk Hadapi MotoGP 2020)

"Strateginya adalah untuk memulai dari depan (pole position) dan melihat apakah ada peluang untuk menang," ungkap Puig dilansir OtoRace.id dari Speedweek.com.

"Jika tidak mungkin untuk melakukannya, pembalap harus mengendalikan balapan dari belakang dan mengambil pendekatan yang berbeda," tambahnya.

Cal Crutchlow juga menilai Marquez sebagai ahli startegi terbaik, "Marc Marquez memiliki strategi terbaik, itu sudah pasti," aku pembalap LCR Honda itu.

Bahkan, seorang Karel Abraham yang musim MotoGP 2020 tak lagi membalap pun berkomentar kalau banyak balapan tahun ini dimenangkan Marquez secara startegi.

 

 

(Baca Juga: Belum Mulai Musim 2020, Valentino Rossi Sudah Puji Kepala Mekanik Barunya)

Bahkan dibilang seperti itu pun Marc Marquez setuju, "Saya punya strategi terbaik," aku The Baby Alien.

"Tidak, tim saya memiliki strategi terbaik," tambah Marquez dengan cepat.

Namun, ada juga pembalap yang justru menilai ahli strategi terbaik adalah Andrea Dovizioso.

Ya, Danilo Petrucci dan Maverick Vinales menilai Dovi yang terbaik, mungkin lantaran Dovi mampu mengalahkan Marquez di MotoGP Qatar dan juga di MotoGP Austria dengan serangan di tikungan terakhir.

Namun, tidak hanya sampai situ saja, sebab Jorge Lorenzo juga punya opini berbeda dari para pembalap yang sudah disebut di atas tadi.

(Baca Juga: Resmi! Galang Hendra Naik kelas ke WSSP600 Tahun Depan Dengan Support Pabrikan)

Lorenzo yang pensiun dari MotoGP, justru menilai Valentino Rossi adalah pembalap cerdas.

"Pembalap yang selalu segar ketika balap dan yang mampu membuat keputusan paling cerdas, kemungkinan adalah Valentino (Rossi)," jelasnya.

Bahkan, Brad Binder dan Joan Mir juga sependapat dengan Lorenzo kalau Rossi adalah ahli strategi terbaik.

Eits, ternyata ada juga pendapat dari Pol Espargaro yang terkesan memilih dengan gaya diplomatis.

"Valentino Rossi di kondisi kering, Marc Marquez di kondisi basah," jelas pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu.

Manariknya, Valentino Rossi justru malah menilai Marquez sebagai ahli strategi terbaik di MotoGP.

(Baca Juga: 'Come Back' Valentino Rossi di MotoGP Jerman 2010 Dalam Kondisi Cedera Patah Kaki)

 

 

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : Speedweek.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa