Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP 2021

Miguel Oliveira Beri Kritik Tajam Soal Sistem Sensor Track Limit di MotoGP 2021

Nur Pramudito - Senin, 10 Mei 2021 | 21:05 WIB
Pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira memberikan kritik tajam soal penggunaan sistem sensor track limit di MotoGP 2021
MotoGP
Pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira memberikan kritik tajam soal penggunaan sistem sensor track limit di MotoGP 2021

OtoRace.id - Pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira yakin sensor track limit yang diaplikasikan pada MotoGP 2021 telah berjalan ke arah yang baik.

Namun, Miguel Oliveira sangat yakin ada beberapa hal yang harus didiskusikan lebih jauh soal sensor track limit.

Track Limit memang jadi topik panas di MotoGP selama beberapa tahun terakhir.

Selama ini, penilaian keluar atau tidaknya seorang rider dari batasan trek dilakukan secara manual oleh penglihatan FIM Stewards.

Baca Juga: MotoGP Portugal 2021: Miguel Oliveira Disamakan Dengan Nicky Hayden, Kenapa?

Selain itu, seorang pembalap baru dinyatakan melanggar track limit ketika kedua bannya sama-sama berada di zona hijau.

Namun, aturan ini berubah total mulai MotoGP 2021.

Keluar atau tidaknya seorang pembalap dari batasan trek dinilai oleh sensor yang diletakkan di semua bagian trek.

Alhasil, jika satu ban saja memasuki zona hijau, maka pembalap sudah dinyatakan melanggar track limit dan catatan waktunya otomatis dihapus.

Baca Juga: KTM Melempem di Tes Pramusim MotoGP 2021, Miguel Oliveira Beberkan Alasannya

Kehadiran sensor ini memudahkan kinerja FIM Stewards dan mengurangi protes dari rider yang merasa tak bersalah.

Namun, insiden tak terduga dialami Maverick Vinales di sesi kualifikasi MotoGP Portugal April lalu.

Catatan waktu Maverick Vinales di sesi kualifikasi MotoGP Portugal 2021 dihapus
MotoGP
Catatan waktu Maverick Vinales di sesi kualifikasi MotoGP Portugal 2021 dihapus

Salah satu lap tercepatnya dihapus, karena Maverick Vinales dianggap keluar dari batasan trek, meski ujung kedua bannya masih sama-sama di atas kerb.

Ia tetap dinilai melanggar karena sisi ban yang lebar kedapatan keluar dari kerb.

Baca Juga: Meski Regulasi Engine Freeze, Miguel Oliveira Bocorkan Ada Mesin Baru Dari KTM

Beberapa rival bersimpati pada Vinales, termasuk Oliveira.

"Saya ogah buang energi soal ini. Saya tak sepakat dengan sensor ini. Tapi beginilah situasinya. Memang apa yang bisa kami lakukan?," kata Oliveira, dikutip OtoRace.id dari Motorsport-Total.

"Sistem ini sejatinya sudah menuju ke arah yang benar dan bekerja dengan baik, namun perlu diingat ban kami ini kan lebar. Alhasil, kami bisa memicu sensornya tanpa keluar batas trek," kisahnya.

"Sangat dekat, tapi masih di atas kerb. Contoh paling nyata adalah Maverick. Anda bisa lihat lewat tayangan lambatnya," lanjut Oliveira.

Baca Juga: Galeri Foto Duet Miguel Oliveira dan Brad Binder Untuk MotoGP 2021. Jadi Nostalgia Moto2 2018

Oliveira pun berharap hal ini didiskusikan lebih lanjut oleh para rider dan FIM Stewards.

"Saat ban menahan beban, ia jadi lebih lebar. Itu bisa memicu sensor tanpa keluar dari batas trek," imbuhnya.

"Kami semua berkendara mati-matian, jadi tak bagus jika lap kami dihapus dengan cara begitu. Kami harus diskusi lebih detail," tuturnya.

Miguel Oliveira bakal kembali mengaspal di MotoGP Prancis 2021 di sirkuit Le Mans pada 16 Mei nanti.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa