Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

MotoGP

Nyaris Pindah ke Aprilia, Enea Bastianini Incar Kursi Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2023

Nur Pramudito - Selasa, 25 Januari 2022 | 07:00 WIB
Hampir bergabung dengan Aprilia, Enea Bastianini bakal incar kursi tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2023 mendatang
MotoGP
Hampir bergabung dengan Aprilia, Enea Bastianini bakal incar kursi tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2023 mendatang

OtoRace.id - Manajer pribadi Enea Bastianini, Carlo Pernat, mengakui kliennya tersebut nyaris pindah ke Aprilia di MotoGP 2022.

Namun, atas berbagai alasan, Enea Bastianini memilih bertahan di Ducati dengan mengusung bendera Gresini Racing.

Usai menjuarai Moto2 2020, Enea Bastianini naik ke MotoGP pada 2021 bersama Avintia Esponsorama.

Meski sekadar mengendarai Desmosedici GP19 yang berusia dua tahun, ia mampu tampil kompetitif pada paruh kedua musim.

Ia bahkan dua kali naik podium usai finis ketiga di seri San Marino dan Seri Emilia Romagna.

Namun, Esponsorama mundur dari MotoGP 2022, dan kedua slotnya diambil alih Mooney VR46 Racing Team.

Posisi Bastianini pun diselamatkan oleh Gresini Racing, yang kini menjadi tim satelit Ducati usai berpisah dari struktur tim pabrikan Aprilia.

Uniknya, Bastianini ternyata juga sempat dirayu oleh Aprilia.

Carlo Pernat membenarkan kans Bastianini pindah ke Aprilia, tapi peluang itu pupus usai rider 24 tahun itu memilih bertahan di Ducati.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Terus Berbenah Persiapan MotoGP Indonesia 2022, Ditarget Rampung 14 Maret 2022

Aprilia sendiri akhirnya memilih Maverick Vinales.

"Pada prinsipnya itu benar. Ada sebuah momen pada musim lalu, kurang lebih sekitar Juni, ketika Aprilia mencoba mendekati Enea," kata Carlo Pernat dikutip OtoRace.id dari Corsedimoto.

"Negosiasi serius kami lakukan, namun Enea memutuskan bertahan di Ducati, karena punya peluang tertentu untuk dapat motor yang baik, serta kontrak yang valid sampai 2023," jelasnya.

"Ada opsi pindah ke tim pabrikan dan itu adalah targetnya. Jadi, ini adalah pilihan logis yang bikin kami bahagia bertahan di Ducati," lanjut Pernat.

Musim ini, Bastianini mendapatkan Desmosedici GP21, motor yang tahun lalu dipakai Francesco Bagnaia dan Jack Miller.

Meski bukan motor teranyar, motor itu tetap dinilai sangat mumpuni karena meraih 22 podium lewat empat rider pada 2021.

Pernat pun yakin, jika hasil Bastianini apik, maka perangkat tambahan bisa didapat.

"Jika melihat Enea tampil kuat, ia akan memberikan dukungan lebih, karena itu sudah aturan Ducati," tuturnya.

"Target Enea adalah ke tim pabrikan pada 2023. Kami tahu ini takkan mudah, namun semua kontrak pembalap akan habis (pada akhir musim ini)," pungkas Pernat.

Baca Juga: Lewat Media Sosial, Toprak Razgatlioglu Kirim Sinyal Bakal ke MotoGP 2023

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Otorace (@otorace.1d)

Editor : Eka Budhiansyah
Sumber : Corsedimoto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa